Iran Dilaporkan Serang Posisi Militer AS di Yordania, Sebagian Besar Rudal Berhasil Dicegat

Sistem pertahanan udara Bavar-373 militer Iran.
Sumber :
  • VIVA

VIVA Tangerang – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat. Pasukan Iran dilaporkan melancarkan serangan rudal yang menyasar posisi militer Amerika Serikat di wilayah Yordania pada Senin, 31 Agustus 2026.

img_title IRGC Iran Klaim Serang Tiga Kapal Tanker di Selat Hormuz, Kapal Terafiliasi AS Turut Jadi Sasaran

Informasi mengenai serangan tersebut pertama kali diberitakan media Rusia, RIA Novosti, yang mengutip sumber dari pejabat Amerika Serikat dan laporan Fox News.

Menurut laporan tersebut, serangan Iran tidak menimbulkan kerusakan signifikan terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di Yordania sejauh ini. Sebagian besar rudal yang diluncurkan juga dilaporkan berhasil dicegat sebelum mencapai sasaran.

img_title Korsel Siapkan Pengerahan Kapal dan Personel Militer ke Selat Hormuz

Meski dampak kerusakan disebut masih terbatas, serangan tersebut kembali menunjukkan tingginya eskalasi konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat di kawasan Asia Barat.

Situasi ini juga menjadi perhatian karena setiap serangan terhadap fasilitas militer AS berpotensi memicu respons lebih lanjut dan memperluas ketegangan di kawasan.

img_title J.D. Vance Akui Serangan Militer AS Bisa Tak Sengaja Mengenai Warga Sipil di Iran

Sebelumnya, media Iran, Press TV, melaporkan bahwa Teheran telah meluncurkan rudal yang diarahkan ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Asia Barat. Serangan tersebut juga disebut menyasar kapal-kapal militer Amerika yang berada di kawasan Selat Hormuz.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur strategis dunia karena menjadi rute penting bagi distribusi energi global. Setiap gangguan keamanan di kawasan tersebut berpotensi memberikan dampak lebih luas terhadap kondisi geopolitik dan pasar energi.

Di tengah laporan mengenai serangan Iran, muncul pula informasi mengenai aksi militer Amerika Serikat terhadap Iran.

Jurnalis Axios, dengan mengutip seorang pejabat Amerika Serikat yang tidak disebutkan identitasnya, melaporkan bahwa Washington telah melakukan serangan yang diduga menargetkan peluncur rudal Iran di Pulau Larak.

Pulau Larak berada di dekat jalur strategis Selat Hormuz dan memiliki posisi penting dalam aktivitas militer serta lalu lintas maritim di kawasan tersebut.

Jika informasi mengenai serangkaian serangan ini terkonfirmasi, situasi tersebut menunjukkan bahwa ketegangan antara Washington dan Teheran kembali memasuki fase yang lebih serius setelah sebelumnya terdapat upaya untuk menghentikan permusuhan.

Konflik Iran-AS Kembali Memanas

Hubungan Iran dan Amerika Serikat memang telah lama diwarnai ketegangan. Namun, situasi semakin memburuk setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada 28 Februari.

Halaman Selanjutnya
img_title