Serangan AS Sasar Acara Pernikahan di Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 4 Orang
- ANTARA
VIVA Tangerang – Serangan Amerika Serikat (AS) yang menghantam sebuah acara pernikahan di Iran menambah daftar korban jiwa dalam konflik yang tengah berlangsung. Jumlah warga yang meninggal dunia akibat insiden tersebut dilaporkan mencapai empat orang.
Korban tewas dalam serangan yang terjadi di wilayah Iran itu bertambah dari laporan awal yang menyebutkan dua orang meninggal dunia. Informasi terbaru mengenai jumlah korban disampaikan media setempat pada Selasa, 1 September 2026.
Kantor berita Mehr melaporkan, serangan AS di sejumlah wilayah Iran tidak hanya menyebabkan korban meninggal, tetapi juga mengakibatkan puluhan warga mengalami luka-luka. Sedikitnya 50 orang dilaporkan terluka dalam rangkaian serangan tersebut.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Desa Kuhestak, tempat sebuah acara pernikahan dilaporkan terdampak serangan. Insiden tersebut menyebabkan sejumlah warga kehilangan nyawa, termasuk seorang anak.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, turut mengonfirmasi adanya korban akibat serangan tersebut. Melalui platform X pada Selasa, Kermanpour menyebut sejumlah warga menjadi korban dalam serangan yang terjadi di Desa Kuhestak.
"Sejumlah warga, termasuk satu anak, tewas di desa Kuhestak," kata Kermanpour, merujuk lokasi yang disebut menjadi sasaran serangan ketika acara pernikahan berlangsung.
Menurutnya, hingga 50 warga mengalami luka-luka akibat serangan AS yang terjadi di berbagai wilayah Iran. Data tersebut menunjukkan bahwa dampak serangan tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga membuat sejumlah warga harus mendapatkan penanganan akibat luka yang mereka alami.
Peristiwa yang terjadi di tengah konflik antara AS dan Iran tersebut kembali menyoroti risiko yang dihadapi masyarakat sipil. Acara yang semestinya menjadi momen perayaan justru berubah menjadi tragedi setelah wilayah tempat berlangsungnya pernikahan terdampak serangan.
Sebelumnya, laporan mengenai insiden tersebut menyebutkan dua orang meninggal dunia. Namun, berdasarkan perkembangan terbaru yang dilaporkan media Iran, jumlah korban meninggal kemudian meningkat menjadi empat orang.
Sementara itu, jumlah warga yang terluka disebut mencapai sekitar 50 orang. Pihak berwenang Iran masih melakukan pendataan terhadap dampak serangan dan korban yang terdampak di sejumlah lokasi.