Jangan Asal Minum Air! Ini Cara Menjaga Hidrasi yang Benar Saat Olahraga agar Stamina Tetap Prima

Ilustrasi air minum
Sumber :
  • iStock

VIVA Tangerang – Menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi salah satu kunci utama untuk mempertahankan stamina dan performa saat berolahraga maupun melakukan aktivitas fisik. Namun, banyak orang masih menganggap bahwa memenuhi kebutuhan cairan cukup dilakukan dengan minum air putih sebanyak mungkin. Padahal, menurut para ahli, hidrasi yang optimal jauh lebih kompleks daripada itu.

img_title Diet Makan Sekali Sehari Dinilai Berisiko bagi Kesehatan, Ahli Gizi Ungkap Dampaknya pada Kantung Empedu

Dilansir Hindustan Times, ahli gizi Kinita Kadakia Patel menjelaskan bahwa proses rehidrasi, terutama bagi mereka yang rutin berolahraga atau berlatih dengan intensitas tinggi, tidak hanya bergantung pada konsumsi air putih. Tubuh juga membutuhkan elektrolit untuk menggantikan mineral yang hilang melalui keringat.

Menurut Patel, strategi hidrasi yang baik adalah mengombinasikan konsumsi air putih dengan minuman yang mengandung elektrolit. Dengan cara tersebut, tubuh tidak hanya mendapatkan cairan, tetapi juga memperoleh natrium, kalium, dan mineral lain yang berperan penting dalam menjaga fungsi otot, saraf, serta keseimbangan cairan tubuh.

img_title Bahaya Polusi Udara bagi Anak, Dokter Ungkap Dampaknya Bisa Terasa Hingga Dewasa

Ia menegaskan bahwa keseimbangan elektrolit sama pentingnya dengan jumlah cairan yang dikonsumsi. Ketika tubuh kehilangan banyak keringat saat berolahraga, cairan dan mineral ikut terbuang. Jika kondisi tersebut tidak segera digantikan, risiko dehidrasi akan meningkat dan dapat memengaruhi performa fisik.

Kebutuhan cairan setiap orang juga tidak sama. Faktor seperti jenis olahraga, durasi latihan, intensitas aktivitas, hingga kondisi cuaca akan menentukan seberapa banyak cairan yang diperlukan tubuh.

img_title Ingin Tetap Sehat dan Mandiri di Usia Senja? Terapkan 5 Kebiasaan Ini Sejak Usia 50 Tahun

Meski demikian, terdapat beberapa kebiasaan yang bisa diterapkan agar tubuh tetap terhidrasi selama beraktivitas. Salah satunya adalah memastikan tubuh sudah mendapatkan cukup cairan sebelum memulai olahraga. Memulai latihan dalam kondisi tubuh yang terhidrasi dapat membantu menjaga daya tahan selama aktivitas berlangsung.

Selama berolahraga, tubuh juga perlu terus mendapatkan asupan cairan untuk menggantikan air dan elektrolit yang keluar bersama keringat. Setelah latihan selesai, proses rehidrasi tetap harus dilakukan agar tubuh lebih cepat pulih dan siap menjalani aktivitas berikutnya.

Patel juga mengingatkan agar tidak menunggu hingga muncul rasa haus untuk mulai minum. Pasalnya, rasa haus merupakan sinyal bahwa tubuh sebenarnya sudah mulai mengalami kekurangan cairan. Dengan kata lain, ketika rasa haus muncul, proses dehidrasi sudah mulai terjadi.

Halaman Selanjutnya
img_title