Pemkot Tangerang Pastikan Laporan Jalan Rusak Ditangani Berdasarkan Tingkat Urgensi

Dinas PUPR Kota Tangerang perbaiki jalan rusak
Sumber :
  • Dinas PUPR Kota Tangerang

VIVA Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang terus meningkatkan penanganan terhadap laporan masyarakat mengenai kondisi jalan rusak. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), setiap aduan yang masuk akan diverifikasi dan ditindaklanjuti berdasarkan kondisi serta tingkat urgensi kerusakan.

img_title Penataan Jalan Kiasnawi Tangerang Segera Dimulai, PKL dan Parkir di Badan Jalan Bakal Ditertibkan

Laporan yang disampaikan masyarakat melalui berbagai kanal pengaduan, termasuk LAKSA dan Super Apps Tangerang LIVE, akan diteruskan kepada petugas di lapangan. Tim kemudian melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi jalan, kewenangan penanganan, tingkat kerusakan, serta jenis perbaikan yang dibutuhkan.

Seperti dikutip dari laman resmi Pemkot Tangerang, Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan, proses penanganan dimulai dengan survei langsung ke lokasi. Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya dibahas oleh tim teknis untuk menentukan langkah yang paling tepat sebelum pekerjaan perbaikan dilakukan.

img_title Jalan Kiasnawi Tangerang Segera Ditata, Akses Stasiun ke Pasar Anyar Bakal Lebih Nyaman

Menurut Taufik, keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan prioritas. Jalan yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya akan mendapatkan penanganan lebih cepat.

Untuk kerusakan tertentu yang membutuhkan tindakan segera, petugas dapat melakukan perbaikan sementara pada hari yang sama atau paling lambat satu hari setelah proses verifikasi lapangan selesai. Penanganan tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus memastikan jalan tetap dapat digunakan dengan aman.

img_title Mau Tanam Pohon di Rumah? Pemkot Tangerang Bagikan Bibit Gratis, Begini Cara Mendapatkannya

Namun, penanganan sementara tidak sama dengan perbaikan atau rekonstruksi secara permanen. Pemeliharaan sementara biasanya dilakukan dengan menutup lubang atau bagian jalan yang rusak agar kerusakan tidak semakin meluas. Sementara rekonstruksi diperlukan apabila kerusakan sudah menyentuh bagian struktur jalan sehingga membutuhkan pekerjaan pembangunan yang lebih menyeluruh.

Taufik menegaskan bahwa penentuan prioritas perbaikan permanen tidak hanya didasarkan pada jumlah laporan yang masuk atau seberapa ramai sebuah aduan dibicarakan di media sosial. Dinas PUPR juga melakukan penilaian teknis terhadap kondisi masing-masing ruas jalan.

Aspek keselamatan pengguna, tingkat kerusakan, kepadatan lalu lintas dan fungsi jalan menjadi sejumlah pertimbangan dalam menentukan program pembangunan maupun perbaikan setiap tahunnya.

Saat ini, Kota Tangerang memiliki sekitar 211 ruas jalan dengan total panjang hampir 280 kilometer. Tingkat kemantapan jalan di wilayah tersebut tercatat mencapai sekitar 93 persen.

Halaman Selanjutnya
img_title