Bisa Sebabkan Kelumpuhan Permanen, Kenali Virus Polio!

Ilustrasi virus polio
Sumber :
  • iStock

Tangerang – Mengutip dari situs Kemkes RI, virus Polio adalah virus yang termasuk dalam golongan Human Enterovirus yang bereplikasi di usus dan dikeluarkan melalui tinja. Virus Polio terdiri dari 3 strain yaitu strain-1 (Brunhilde), strain-2 (Lansig), dan strain-3 (Leon), termasuk family Picornaviridae. Penyakit ini dapat menyebabkan kelumpuhan dengan kerusakan motor neuron pada cornu anterior dari sumsum tulang belakang akibat infeksi virus. 

img_title Pemkab Tangerang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis, 306 Hewan Peliharaan Langsung Daftar

Virus polio yang ditemukan dapat berupa virus Polio vaksin/sabin,  Virus Polio liar/WPV (Wild Poliovirus) dan VDPV (Vaccine Derived Poliovirus). VDVP merupakan virus Polio vaksin/sabin yang mengalami mutasi dan dapat menyebabkan kelumpuhan.

Penyebab Polio

img_title Waspadai Gejala Awal Kanker Usus Besar pada Wanita Muda, Dokter Ungkap Tanda yang Sering Diabaikan

Melansir dari laman Alo Dokter, penyebaran virus Polio dapat terjadi melalui kontak langsung dengan tinja penderita Polio, atau melalui konsumsi makanan dan minuman yang telah terkontaminasi virus Polio. Virus ini juga dapat menyebar melalui percikan air liur ketika penderita batuk atau bersin, tetapi lebih jarang terjadi.

Virus Polio sangat mudah menyerang orang-orang yang belum mendapatkan vaksin polio, terlebih pada kondisi berikut ini:

img_title Sinopsis Film Korea Virus (Baireoseu): Wabah Mematikan, Kepanikan Massal, dan Ujian Terbesar Kemanusiaan
  • Tinggal di daerah dengan sanitasi buruk atau akses air bersih yang terbatas
  • Sedang hamil
  • Memiliki daya tahan tubuh lemah, misalnya karena menderita AIDS
  • Merawat anggota keluarga yang terinfeksi virus Polio
  • Bekerja sebagai petugas kesehatan yang menangani pasien Polio
  • Melakukan perjalanan ke daerah yang pernah mengalami wabah Polio

Gejala Polio

Sebagian besar penderita Polio tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi Polio, sebab virus Polio awalnya hanya menimbulkan sedikit gejala atau bahkan tidak menimbulkan gejala sama sekali. Namun, penderitanya tetap dapat menyebarkan virus dan menyebabkan infeksi pada orang lain.

Berdasarkan gejala yang muncul, Polio dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu polio yang tidak menyebabkan kelumpuhan (nonparalisis) dan Polio yang menyebabkan kelumpuhan (paralisis). Berikut adalah gejala kedua jenis Polio tersebut:

Polio Nonparalisis

Polio nonparalisis adalah jenis polio yang tidak menyebabkan kelumpuhan. Gejalanya muncul 6–20 hari sejak terpapar virus dan bersifat ringan.

Gejala Polio nonparalisis berlangsung selama 1–10 hari dan akan menghilang dengan sendirinya. Gejala tersebut meliputi:

Halaman Selanjutnya
img_title