Mengenali Burnout pada Orang Tua dan Cara Mengatasinya
- Freepik
Berbagi tanggung jawab
Libatkan pasangan, anggota keluarga lain, atau cari bantuan jika memungkinkan. Orang tua tidak harus selalu menanggung semua sendiri.
Luangkan waktu untuk diri sendiri
Sediakan waktu istirahat, walau hanya 10-15 menit untuk sekadar minum teh, membaca buku, atau jalan santai.
Bicarakan dengan orang terdekat
Jangan ragu curhat dengan pasangan, sahabat, atau komunitas orang tua. Mendengar pengalaman serupa bisa membuat merasa tidak sendirian.
Jangan ragu meminta bantuan profesional
Jika burnout makin parah, jangan segan konsultasi dengan psikolog. Pendampingan profesional dapat membantu menemukan solusi jangka panjang.
Burnout pada orang tua adalah hal nyata yang tidak boleh disepelekan. Mengasuh anak adalah tugas mulia, tetapi orang tua juga manusia yang butuh istirahat. Dengan mengenali tanda-tanda burnout dan mengatasinya dengan langkah bijak, orang tua dapat kembali merawat diri sehingga mampu mendampingi anak dengan lebih sabar, sehat, dan bahagia.