Ignasius Jonan Tanggapi Rencana KRL Beroperasi 24 Jam, Begini Katanya...
- PT KAI Commuter
Tangerang – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan turut menanggapi rencana KRL beroperasi selama 24 jam.
Jonan yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) itu mempertanyakan siapa yang mengusulkan hal tersebut.
Menurutnya, terdapat jalan rel dan aliran listrik yang harus dicek tiap hari atau window time agar operasional KRL optimal.
"Siapa yang usul KRL berjalan 24 jam," tulis Jonan di kolom komentar unggahan instagram salah satu media yang mengabarkan rencana KRL 24 jam.
"Jalan rel dan listrik aliran atas dlsb perlu waktu tiap hari utk dicek (perlu ada window time)," lanjutnya.
Komentar itu ramai ditanggapi oleh pengguna media sosial lainnya. Tidak sedikit yang mengamini pernyataan dari Jonan tersebut.
"Bener banget pak, kalo 24 jam beroperasi tanpa perawatan LAA ntar ada problem pihak KAI lagi yang disalahin," tulis salah satu netizen.
"Bener apalagi diliat dari untung ruginya bisnis, seberapa banyak sih orang yang naik kereta di sepertiga malem, belum biaya operasionalnya juga," timpal yang lainnya.
Sementara itu, beberapa netizen berharap KAI menyediakan fasilitas bagi penumpang yang tertinggal kereta.
"Kalopun ga 24 jam, sediakan stasiun yang sangat nyaman untuk penumpang yang bermalam di stasiun kaya stasiun Cikarang, atau mungkin bisa khusus kereta dari Cikarang jamnya lebih malam lagi untuk kereta terakhir," tulis salah satu netizen.
Sebagai informasi, usul KRL 24 jam buntut dari ramainya penumpang yang menginap di stasiun akibat tertinggal kereta.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi turut berkomentar tentang usulan tersebut dan akan berkoordinasi dengan KAI.
Sementara itu, Dirut KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa perlu ada pengkajian lebih lanjut tentang usulan KRL beroperasi 24 jam.
"Kita harus hitung berapa lama window time buat perawatannya. Enggak cuma KRL-nya, perawatan juga dilakukan di elektrifikasi, rel, dan persinyalan," jelasnya kepada awak media.