Sentil Bupati Aceh Selatan, Presiden Prabowo Minta Segera Dicopot

Presiden Prabowo Subianto tinjau pembangunan jembatan di Aceh.
Sumber :
  • Tim Media Presiden

Tangerang – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sindiran terhadap Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, yang berangkat umroh di tengah bencana banjir yang menimpa wilayahnya.

img_title Resmikan 3.395 Jembatan TNI-Polri dan 3.000 Sumber Air Bersih, Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja KSAD dan Kapolri

Di sela-sela kunjungannya ke Aceh, Presiden Prabowo menyampaikan kekecewaannya terhadap Bupati Aceh Selatan.

"Kalau yang mau lari, lari aja enggak apa-apa. Dicopot Mendagri bisa ya, diproses," kata Presiden Prabowo di Aceh Besar, Minggu (7/12/2025).

img_title Prabowo Beberkan Alasan Pergantian Pimpinan BGN, Tegaskan Program MBG Harus Bersih dari Penyimpangan

Ia mencontohkan bahwa sikap yang dilakukan oleh Bupati Aceh Selatan seperti tentara desertir yang meninggalkan anak buah di dalam keadaan bahaya.

"Ini kalau tentara namanya desersi, itu dalam keadaan bahaya meninggalkan anak buah, aduh itu tidak bisa tuh, sorry tuh, saya enggak mau tanya partai mana," jelas Presiden Prabowo.

img_title Prabowo Canangkan Renovasi 70 Ribu Sekolah di 2026, Target Tuntas Seluruh Indonesia pada 2028

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Aceh Selatan bersama keluarganya berangkat umroh pada Selasa (2/12/2025).

Terkait hal itu, Partai Gerindra kemudian mencopot Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS dari kursi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

"Kami memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan," kata Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Sugiono, Jumat (5/12/2025).


Sugiono menyayangkan sikap Mirwan MS yang tetap berangkat umroh di tengah situasi tanggap darurat bencana banjir di Aceh Selatan.

Foto-foto Mirwan MS di Arab Saudi kemudian viral dan mendapatk beragam respon dari pengguna media sosial.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, mengklarifikasi terkait perjalanan ibadah umrah sang bupati.

Menurutnya, keberangkatan dilakukan setelah sang bupati lebih dulu meninjau wilayah terdampak banjir dan menyerahkan bantuan.

"Keberangkatan bupati beserta istri dilakukan setelah melihat situasi Aceh Selatan secara umum yang sudah stabil dan korban bencana tertangani dengan baik," jelasnya.