BGN: SPPG Papua Barat Optimalkan Bahan Pangan Lokal untuk Program MBG
- BGN
Tangerang – Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Papua Barat mengoptimalkan pemanfaatan pangan lokal dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Koordinator BGN Papua Barat, Erika Vionita Werinussa, mengatakan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Papua Barat rutin menyediakan pangan lokal sebagai bagian dari menu MBG.
"Seluruh SPPG di Papua Barat rutin menyediakan pangan lokal sebulan sekali, seperti ubi-ubian dan pisang yang dibeli langsung dari pedagang maupun petani Papua," ujar Erika, Senin (2/2/2026).
Menurutnya, langkah itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap potensi pangan lokal sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat Papua.
Adapun pangan lokal yang disediakan untuk menu MBG adalah petatas rebus, keladi, dan kasbi yang diolah menjadi makanan pengganti nasi.
Erika menjelaskan bahwa pemanfaatan pangan lokal dalam menu MBG merupakan arahan langsung dari BGN Pusat.
Selain pemanfaatan pangan lokal, BGN Papua Barat juga menggandeng kelompok UMKM untuk menyediakan makanan kering seperti roti sebagai bagian dari menu MBG.
"Kalau di Kabupaten Manokwari sendiri setidaknya sudah ada sembilan UMKM yang rutin menyediakan MBG, mereka dimodali oleh Anggota DPR RI Obet Rumbruren," jelas Erika.
Adapun penerima manfaat program MBG di Papua Barat saat ini mencapai 94.743 orang yang terdiri dari peserta didik serta kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Total SPPG di Papua Barat berjumlah 43 dapur yang tersebar di enam kabupaten, yakni Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak, dan Kaimana.