Pelaksanaan sholat Idul Fitri diawali dengan niat di dalam hati untuk melaksanakan sholat Id karena Allah SWT. Setelah itu, imam memimpin sholat dengan dua rakaat. Pada rakaat pertama, setelah takbiratul ihram, disunnahkan untuk membaca doa iftitah, kemudian dilanjutkan dengan takbir sebanyak tujuh kali. Di antara takbir-takbir tersebut, jamaah dianjurkan membaca tasbih, tahmid, dan tahlil secara perlahan. Setelah itu, imam membaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan surat pendek dari Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan gerakan rukuk, i’tidal, sujud, dan seterusnya seperti sholat biasa.
Memasuki rakaat kedua, setelah bangkit dari sujud, imam kembali melakukan takbir tambahan sebanyak lima kali sebelum membaca surat Al-Fatihah. Sama seperti pada rakaat pertama, di sela-sela takbir tersebut dianjurkan untuk membaca dzikir. Setelah itu, bacaan surat dilanjutkan, kemudian disempurnakan dengan gerakan rukuk hingga salam sebagai penutup sholat.
Setelah sholat selesai, jamaah tidak langsung beranjak, melainkan dianjurkan untuk mendengarkan khutbah Idul Fitri yang disampaikan oleh khatib. Khutbah ini biasanya berisi pesan-pesan keagamaan, ajakan untuk meningkatkan ketakwaan, serta pengingat untuk menjaga nilai-nilai yang telah dilatih selama bulan Ramadan. Berbeda dengan khutbah Jumat, khutbah Idul Fitri terdiri dari dua bagian yang dipisahkan dengan duduk sejenak, dan hukumnya sunnah untuk didengarkan.
Dalam kehidupan modern, pelaksanaan sholat Idul Fitri tetap menjadi simbol kebersamaan dan persatuan umat. Ribuan orang berkumpul dalam satu tempat, mengenakan pakaian terbaik, dan melantunkan takbir sebagai bentuk kebesaran Allah SWT. Meski teknologi telah mengubah banyak aspek kehidupan, esensi dari sholat Idul Fitri tetap sama, yaitu mempererat ukhuwah, meningkatkan keimanan, serta menegaskan kembali rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan.
Dengan memahami tata cara sholat Idul Fitri yang benar, umat Muslim tidak hanya menjalankan ibadah secara ritual, tetapi juga dapat meresapi makna spiritual yang terkandung di dalamnya. Sholat ini menjadi penutup yang indah dari rangkaian ibadah di bulan Ramadan sekaligus menjadi awal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelahnya.