Normalisasi Kali Angke Dinilai Penting, Pengamat Minta Libatkan Ahli dan PPP
- Pemkot Tangerang
“Jangan cuma kanal dalam dan lebar, tapi harus bisa diatur buka-tutupnya dengan pintu air. Bahkan kanal bisa jadi nilai tambah ekonomi bagi kota,” imbuhnya.
Tak hanya infrastruktur fisik, pendekatan sosial juga dianggap penting. Rino menekankan bahwa masyarakat harus dilibatkan aktif melalui forum partisipasi publik agar penanganan banjir benar-benar berdampak.
“Warga bantaran sungai jangan hanya jadi objek, tapi bagian dari solusi. Contohnya di Jogja dengan program 3M: Mundur, Munggah, Madep Kali. Ini bisa jadi inspirasi agar warga mau menata kembali permukiman di bantaran,” ungkapnya.
Sebelumnya, Wapres Gibran melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir di Ciledug pada Jumat (11/7). Dalam arahannya, Gibran meminta seluruh jajaran pemerintah pusat maupun daerah segera mendata kawasan rawan banjir terutama di sepanjang Kali Angke. Ia juga menekankan pentingnya langkah nyata yang kolaboratif untuk melindungi masyarakat dari dampak bencana banjir.
Dalam waktu dekat, pemerintah pusat dan daerah dijadwalkan menggelar rapat teknis guna mengevaluasi dan mempercepat penanganan banjir di jalur Kali Angke dan sekitarnya.