Belajar Menata Rumah dan Diri Lewat Program Prisma Umat

Program Prisma Umat #Bebenah Berkarakter
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Tangerang – Program Prisma Umat #Bebenah Berkarakter yang digagas oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kementerian Agama RI mendapat sambutan positif dari masyarakat di Kabupaten Tangerang. Program ini menggabungkan pendampingan spiritual dengan pemberdayaan ekonomi umat, sekaligus mengajak warga untuk membenahi lingkungan rumah dan kehidupan sehari-hari agar lebih tertata dan produktif.

img_title Iran Ancam Sasar Seluruh Pangkalan AS Jika Serangan Kembali Terjadi

Kegiatan sosialisasi dan pendampingan berlangsung di Wihara Puspa Sari Maitreya, Desa Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, pada Senin (20/10/2025) pagi. Sejumlah warga yang menjadi peserta tampak antusias mengikuti arahan dari tim Yayasan Karakter Eling Indonesia (YKEI) yang dipimpin oleh pembina YKEI, Melly Kiong, bersama para penyuluh agama Buddha.

Para peserta, kebanyakan ibu rumah tangga, tampak aktif berdialog dan menanyakan berbagai hal tentang cara menata rumah yang rapi dan bersih. Program ini tidak hanya mengajarkan keterampilan praktis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual dan karakter positif dalam kehidupan keluarga.

img_title Kemenkop dan Muhammadiyah Siapkan Koperasi Berbasis Masjid untuk Perkuat Ekonomi Umat

Peserta Antusias Belajar Menata Rumah dan Diri

img_title Karhutla Ditangani dari Darat dan Udara, 54.394 Personel Dikerahkan

Program Prisma Umat #Bebenah Berkarakter

Photo :
  • Dirjen Bimas Buddha

Salah satu peserta, Lim Nio (45), mengaku sangat senang bisa mengikuti Program Prisma Umat. Ia merasa mendapatkan banyak ilmu baru tentang bagaimana menata rumah kecil agar tetap bersih, nyaman, dan sedap dipandang.

“Awalnya saya tahu dari wihara. Saya senang karena dapat ilmu baru dan ingin tahu cara menata rumah yang lebih rapi. Rumah saya kecil, tapi saya ingin tetap enak dilihat,” ujarnya.

Lim yang sehari-hari berjualan gorengan dan memulung barang bekas itu mengaku selalu hadir dalam setiap pertemuan yang diadakan YKEI dan penyuluh Bimas Buddha.

Peserta lain, Angela (34), juga merasakan manfaat besar dari pendampingan langsung ke rumah. Rumah sederhana yang ia tempati bersama suami dan empat anaknya kini mulai tertata lebih rapi setelah mendapat bimbingan dari tim YKEI.

“Senang karena didatangi langsung dan diajari cara menyusun sepatu serta menata barang dengan benar. Rumah jadi lebih nyaman, saya juga jadi semangat untuk berbenah,” ujar Angela yang tengah mengembangkan usaha jualan bubur dan gorengan.


Bangun Karakter, Dorong Kemandirian Ekonomi

Program Prisma Umat #Bebenah Berkarakter

Photo :
  • Dirjen Bimas Buddha

Pembina YKEI Melly Kiong menjelaskan, program Prisma Umat #Bebenah Berkarakter merupakan inisiatif yang menitikberatkan pada perubahan mindset dan karakter warga untuk menjadi pribadi yang lebih teratur, produktif, dan mandiri.

Dalam tahap awal, program ini menyasar 18 warga, dan setelah proses seleksi, lima peserta terpilih menjalani pendampingan intensif. Mereka akan dibina selama 21 hari masa pemantauan untuk menerapkan perubahan nyata di lingkungan rumah tangga.

“Kami mulai dari yang paling dekat, yaitu lingkungan rumah. Ketika rumah sudah rapi, pikiran pun menjadi lebih tenang dan positif. Dari situ kami dorong mereka untuk berdaya secara ekonomi,” jelas Melly.

Program Prisma Umat sendiri merupakan akronim dari Produktif, Integrasi, Sinergi, Mandiri, dan Akuntabel. Konsep ini dirancang agar setiap peserta tidak hanya mengalami perubahan di sisi pribadi dan spiritual, tetapi juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.


Arahkan Pemberdayaan Berkelanjutan

Ke depan, setiap peserta akan tergabung dalam grup pendampingan bersama tim YKEI dan penyuluh agama Buddha. Dari grup tersebut, warga akan diarahkan untuk mengembangkan potensi ekonomi rumah tangga yang sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing.

Melly berharap, antusiasme warga Desa Kedaung Wetan menjadi contoh bagi daerah lain agar program sejenis dapat diperluas ke wilayah lain di Tangerang Raya dan provinsi Banten.

“Kami melihat semangat warga luar biasa. Harapannya, mereka tidak hanya berhenti pada tahap berbenah rumah, tapi juga berani melangkah menuju kemandirian ekonomi,” tambahnya.

Program Prisma Umat merupakan salah satu terobosan Ditjen Bimas Buddha Kemenag RI dalam mendukung penguatan karakter dan kesejahteraan masyarakat berbasis nilai-nilai Buddhis. Melalui pendekatan spiritual dan sosial-ekonomi, program ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih berdaya, tertib, dan harmonis.