Hadapi Puncak Musim Hujan, BPBD Tangerang Siagakan Command Center 24 Jam Nonstop

Ilustrasi Hujan
Sumber :
  • VIVA

VIVA Tangerang – Kota Tangerang bersiap menghadapi puncak musim penghujan yang diprediksi membawa potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang memperketat sistem siaga bencana dengan mengoptimalkan layanan Command Center yang beroperasi penuh selama 24 jam. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mulai dari genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, hingga situasi kedaruratan lain yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi.

img_title 5.000 Pelajar Tampilkan Jurus Silat Benteng di Stadion Benteng Reborn

Dilansir laman resmi Pemkot Tangerang, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa kesiapsiagaan dini dilakukan menindaklanjuti informasi Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II. Lembaga tersebut memproyeksikan cuaca dengan intensitas hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang pada periode 3 hingga 8 Desember 2025. Kondisi ini dianggap sebagai puncak musim penghujan untuk wilayah Tangerang dan sekitarnya.

Mahdiar menyebut seluruh sektor yang terlibat dalam penanganan bencana telah melakukan mitigasi sejak awal Desember. BPBD memperkuat koordinasi internal dan eksternal, mengawasi pergerakan cuaca melalui dashboard Command Center, dan memastikan proses tanggap darurat berjalan cepat. Command Center menjadi pusat kendali, mulai dari menerima laporan warga, memantau perubahan cuaca, hingga mengarahkan tim lapangan untuk melakukan tindakan.

img_title Revitalisasi JPO SMPN 5 Selesai, Dua Jembatan Penyeberangan Lain Segera Menyusul

Dengan sistem pengawasan 24 jam, laporan kedaruratan dapat langsung diproses tanpa menunggu waktu. Setiap informasi yang masuk, seperti laporan genangan, kerusakan akibat angin kencang, hingga pohon tumbang, langsung ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan tim yang berada di sejumlah pos siaga. Menurut Mahdiar, kecepatan respons menjadi kunci dalam meminimalkan dampak bencana di tengah kepadatan aktivitas kota.

Selain memperkuat sistem pemantauan, BPBD juga menyiagakan personel dan peralatan pendukung di beberapa titik strategis. Perahu karet, pompa portabel, alat pemotong kayu, hingga armada evakuasi disiapkan untuk menghadapi berbagai skenario kedaruratan. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari sistem operasi tanggap darurat yang terhubung langsung dengan pusat komando.

img_title Prakiraan Cuaca Tangerang 19–25 Oktober 2026, Hujan Ringan Mengintai Akhir Pekan

Mahdiar mengimbau warga untuk tetap waspada menghadapi curah hujan tinggi, terutama saat hujan disertai angin kencang dan petir. Langkah antisipasi di lingkungan tempat tinggal dinilai penting untuk mengurangi risiko, termasuk memastikan saluran air tetap bersih dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah.

Halaman Selanjutnya
img_title