Analis FBI : Ini Tanda Orang Lagi Berbohong
- iStock
Tangerang – Sebenarnya naluri untuk merasakan seseorang sedang berbohong cukup kuat, tetapi pikiran sadar kita yang terkadang mengecewakan.
Untungnya, ada tanda-tanda yang bisa kita cari saat mencoba mendeteksi kebohongan seseorang.
Dr. Lillian Glass, seorang analis perilaku dan pakar bahasa tubuh yang telah bekerja dengan FBI dalam membuka kedok sinyal penipuan meluncurkan buku "The Body Language of Liars" yang membahas ciri-ciri orang yang lagi berbohong.
Glass mengatakan ketika mencoba mencari tahu apakah seseorang berbohong, pertama-tama kamu perlu memahami bagaimana orang tersebut biasanya bertindak. Maka kamu pasti ingin memperhatikan ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan pola bicara mereka.
Mau tahu ciri-ciri orang yang sedang berkata tidak jujur kepada kita? Hal pertama yang harus ketahui adalah perilaku normalnya. Bagaimana cara dia bersikap dan bergerak dalam keadaan biasa. Setelah itu barulah kamu bisa mengenali sinyal-sinyal kebohongan berikut ini seperti dilansir dari Business Insider.
1. Pernapasan berubah
Ketika seseorang sedang berbohong, tak jarang tarikan napas mereka berubah lebih cepat. Ini disebabkan karena detak jantung dan aliran darah yang meningkat ketika seseorang sedang berkata bohong.
2. Mendadak mengubah posisi kepala
Tiba-tiba menggerakkan kepala atau merubah posisi kepala begitu ditanyai? Bisa jadi orang itu sedang berbohong.
3. Posisi tubuh kaku
Sudah menjadi rahasia umum bahwa orang gelisah ketika mereka gugup, tetapi kamu juga harus berhati-hati terhadap orang yang tidak bergerak sama sekali.
Ketika berbicara dan terlibat dalam percakapan normal, adalah wajar untuk menggerakkan tubuh secara halus, santai, dan sebagian besar, gerakan tidak sadar. Jadi, jika kamu mengamati sikap kaku dan katatonik tanpa gerakan, itu sering kali merupakan tanda peringatan besar bahwa ada sesuatu yang salah.
4. Mengulangi kata atau frasa
Ini terjadi karena mereka mencoba meyakinkan Anda, dan diri mereka sendiri, tentang sesuatu. Mereka mencoba memvalidasi kebohongan dalam pikiran mereka. Pengulangan juga merupakan cara untuk mengulur waktu saat mereka berusaha mengumpulkan pikiran.
5. Terlalu banyak informasi yang diberikan
Ketika seseorang terus memberi terlalu banyak informasi-informasi yang tidak diminta dan terutama detail yang berlebihan, kemungkinan besar dia tidak mengatakan yang sebenarnya kepada kamu. Pembohong sering berbicara banyak karena mereka berharap, dengan semua pembicaraan mereka dan keterbukaan yang tampak, orang lain akan mempercayai mereka.