Tips Simpan Brokoli, Stroberi, dan Nanas agar Tahan hingga 1 Bulan

Ilustrasi brokoli, stroberi, nanas dan buah lainnya
Sumber :
  • Freepik

VIVA Tangerang – Penulis buku masakan Menu Istimewa Sehari-hari Keluarga, Lily Minarosa, membagikan trik sederhana agar brokoli, stroberi, dan nanas tetap segar hingga 1 bulan penuh tanpa kehilangan nutrisi.

img_title Peluang Bisnis Jelang Lebaran: Momentum Emas Raih Keuntungan Maksimal

Menurut Lily, kuncinya ada pada proses pembekuan (frozen food) yang bisa menjaga warna, rasa, serta kandungan vitamin dari bahan makanan.

“Masukkan bahan ke freezer setelah proses persiapan yang benar. Cara ini bisa menjaga warna, rasa, dan nutrisinya tetap maksimal,” ujar Lily dalam webinar bersama Bank DBS Indonesia, Sabtu lalu.

img_title Tips Menu Berbuka Puasa Sehat Saat Ramadan agar Tubuh Tetap Bugar dan Tidak Mudah Lelah

Sebelum dibekukan, brokoli harus disiangi dan dicuci bersih. Setelah itu, lakukan teknik blanching—merendam brokoli dalam air mendidih sebentar, lalu langsung pindahkan ke air es.

Air panas dapat ditambahkan sedikit garam untuk menghilangkan sisa serangga. Setelah brokoli kering, simpan dalam wadah tertutup dan masukkan ke freezer.
Dengan cara ini, brokoli bisa tahan hingga 30 hari tanpa kehilangan warna hijau segarnya.

img_title Cari Tempat Bukber di Anyer? Mambruk Hotel & Convention Tawarkan Paket Ramadhan AYCE dengan Promo Buy 5 Get 1

Untuk buah-buahan seperti nanas dan stroberi, cuci bersih terlebih dahulu.

  • Nanas sebaiknya dipotong-potong menjadi ukuran kecil agar mudah dikonsumsi dan tidak dibekukan dalam bentuk utuh.

  • Stroberi cukup dicuci, dikeringkan, lalu langsung dimasukkan ke wadah kedap udara sebelum disimpan di freezer.

Menurut Lily, metode ini membuat buah tetap bernutrisi dan rasanya tidak jauh berbeda dengan yang segar.

“Brokoli, nanas, dan stroberi bisa tahan sampai satu bulan. Tapi begitu dikeluarkan dari freezer, sebaiknya langsung diolah supaya teksturnya tidak berubah,” jelas Lily.

Teknik pembekuan ini sangat ideal bagi mereka yang ingin mengurangi food waste dan menjaga ketersediaan bahan makanan segar lebih lama.
Selain efisien, metode ini juga cocok bagi yang tinggal di daerah dengan akses terbatas terhadap buah dan sayur segar.

Dengan pembekuan yang tepat, Anda bisa tetap menikmati makanan bergizi tanpa takut bahan cepat busuk.