Cegah Stres Pada Anak Coba Lakukan Micro Break. Caranya?

Ilustrasi stres
Sumber :
  • Freepik

Tangerang – Gejala stres pada anak memiliki beragam bentuk. Mulai dari kurang istirahat hingga padatnya waktu belajar. Alhasil, membuat anak sulit berkonsentrasi. 

img_title Kurang Tidur Bisa Merusak Otak dan Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Penjelasan Ahli

Agar anak tidak mengalami stres, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa orang tua lakukan. Pertama, luangkan waktu dengan anak. Kedua, kurangi kegiatan anak yang tidak produktif seperti bermain handphone. Ketiga, orang tua bisa mengajarkan anak untuk micro break.

Berdasarkan laporan BBC, micro break merupakan aktivitas singkat yang memecah kemonotonan dalam pekerjaan yang menguras fisik atau mental.

img_title Sering Dilakukan Sehari-hari, Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Memicu Hormon Stres Meningkat

Sederhananya, micro break adalah istirahat singkat yang berkisar antara 30 detik hingga lima menit yang dilakukan dengan sering sepanjang hari. 

Micro break telah terbukti memiliki manfaat nyata. Sebuah studi menarik pada tahun 2013 (Lee et al. 2015, Journal of Environmental Psychology), menunjukkan, micro break dapat meningkatkan fokus manusia.

img_title Mata Sering Kedutan Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Tubuh Sedang Stres

Hasil riset tersebut menyebutkan, micro break penting untuk produktivitas sehingga dapat membantu anak-anak fokus dan menjadi lebih produktif. 

Yang perlu diingat saat melakukan micro break adalah anak tidak beraktivitas yang berlebihan. Memfokuskan anak pada hal yang bersifat relaksasi dan menenangkan pikiran. 

Dalam micro break, kegiatan anak bisa diisi dengan bangun dari meja untuk meregangkan tubuh, berjalan-jalan sebentar di sekitar rumah, makan camilan, atau sekadar memandang keluar jendela.