Ibu Hamil Perlu Waspada Ini Daftar Rempah yang Aman dan Berisiko

Ilustrasi ibu hamil (freepik.com)
Sumber :
  • Freepik

VIVA TangerangRempah menjadi bagian penting dalam banyak masakan karena mampu memperkaya rasa. Namun, bagi ibu hamil, konsumsi rempah tidak bisa dilakukan sembarangan. Sejumlah rempah dinilai aman dan bermanfaat, sementara lainnya berisiko bagi kehamilan jika dikonsumsi berlebihan.

img_title Geliat Inovasi Berbasis Sains, Dorong Aspek Kesehatan Preventif dan Edukasi Gaya Hidup Sehat

Dokter dan ahli gizi menilai tidak semua rempah berbahaya bagi ibu hamil. Beberapa justru membantu menjaga kesehatan ibu dan mendukung perkembangan janin, asalkan dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Rempah yang relatif aman untuk ibu hamil antara lain lada hitam, jahe, kapulaga, kayu manis, jintan, kunyit, cengkeh, dan kucai. Lada hitam membantu pencernaan dan daya tahan tubuh. Jahe dikenal efektif meredakan mual dan morning sickness. Kapulaga dan jintan membantu mengurangi perut kembung. Kayu manis berperan dalam mengontrol gula darah, sementara kunyit membantu mengatasi peradangan dan mulas jika tidak berlebihan. Cengkeh menyumbang mineral untuk pembentukan tulang janin. Kucai kaya folat yang penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf janin.

img_title Virus Nipah dan Fakta Penting Soal Penularan serta Dampaknya

Dilansir dari laman cairo food, Selasa (20/01/2026) berikut rempah yang tidak aman bagi ibu hamil: 

Ketumbar

img_title Apa Itu Food Combining dalam Konsep Pola Makan Sehat

Ketumbar tidak aman untuk ibu hamil. Kandungan fitoestrogen dapat memicu kontraksi rahim dan meningkatkan risiko gangguan kehamilan. Konsumsi lebih dianjurkan setelah melahirkan.

Bawang putih

Bawang putih perlu dibatasi saat hamil. Konsumsi berlebih dapat memicu mual, mulas, diare, serta meningkatkan risiko perdarahan karena sifat pengencer darah. Saat menyusui, bawang putih dapat memengaruhi rasa ASI dan menyebabkan kolik pada bayi.

Asafoetida

Asafoetida berisiko bagi ibu hamil karena dapat merangsang rahim dan memicu kontraksi. Sifat abortifacient dan aromanya yang kuat juga dapat memperparah mual dan muntah.

Biji fenugreek

Fenugreek dapat menstimulasi rahim dan memicu kontraksi. Konsumsinya meningkatkan risiko gangguan pencernaan dan persalinan prematur.

Peppermint

Peppermint dalam jumlah tinggi dapat mengendurkan otot rahim dan meningkatkan risiko keguguran. Rempah ini juga dapat mengganggu penyerapan obat dan suplemen kehamilan.

Biji wijen

Biji wijen dapat merangsang kontraksi rahim dan meningkatkan risiko keguguran, terutama pada trimester pertama. Karena itu, ibu hamil sebaiknya menghindarinya.

Halaman Selanjutnya
img_title