Viral Video Patung Liberty Roboh, Ini Fakta Sebenarnya
- Freepik
VIVA Tangerang – Sebuah video yang beredar di media sosial pada 15 Desember 2025 menampilkan sebuah Patung Liberty tampak roboh setelah diterjang oleh angin yang sangt kencang, hal ini tentunya memicu kehebohan dari publik. Video tersebut menarasikan bahwa badai besar tengah menghantam Amerika Serikat sehingga menyebabkan ikon tersebut runtuh. Informasi ini tentunya cepat menyebar dan menimbulkan beberapa kekhawatiran dari masyarakat internasional.
Narasi yang menyertakan video membuat warganet percaya bahwa Patung liberty yang di New York mengalami kerusakaan parah akibat dari cuaca ekstrem. Sejumlah pengguna media sosial mengaitkan kejadian itu dengan badai besar yang dilaporkan melanda beberapa wilayah di dunia. Tanpa adanya penjelasan yang jelas, video tersebut terus dibagikan dan menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.
Dilansir dari NDTV pada Selasa 16 Desember 2025, fakta sebenernya menunjukkan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang sedang terjadi. Patung yang roboh dalam video viral tersebut merupakaan replika Patung Liberty yang berada di Brasil. Replika itu berdiri di depan toko jaringan ritel Havan dan bukan ikon kebebasan Amerika Serikat yang terletak di Pulau Liberty, New York.
Replika patung Liberty tersebut memiliki tinggi sekitar 114 kaki dan menjadi salah satu dari beberapa struktur yang ditempatkan di depan toko-toko Havan di berbagai wilayah Brasil. Struktur ini dikenal sebagai bagian dari identitas vsual perusahaan dan kerap menarik perhatian dari masyarakat karena ukurannya yang besar dan menyerupai Patung Liberty yang asli.
Pihak perusahaan menyatakan bahwa kerusakan hanya terjadi pada bagian atas patung dengan ketinggian sekitar 24 meter atau 78 kaki yang runtuh akibat dari terpaan angin kencang saat badai. Sementara itu, bagian dasar patung setinggi sekitar 11 meter atau 36 kaki dilaporkan tetap berdiri utuh dan tidak mengalami kerusakan secara serius.
Walikota Guaiba Marcelo Maranata memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Pemerintah daerah segera mengamankan lokasi kejadian dan kerap melakukan pemeriksaan struktur untuk mencegah risiko berlanjut. Peristiwa ini kembali menegaskan sebuah pentingnya kewaspadaan dalam menerima sebuah informasi yang sedang viral agar publik tidak terjebak dalam kabar keliru yang telah beredar tanpa adanya verifikasi nyata.