Sanae Takaichi Bubarkan DPR Jepang, Pemilu Digelar pada 8 Februari

Tangkapan Layar Sanae Takaichi
Sumber :
  • Instagram

Tangerang – Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi, resmi membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat dan akan menggelar pemilihan umum (Pemilu) pada 8 Februari 2026.

img_title Jepang Bakal Ganti Teknis Program Magang bagi WNA Karena Timbulkan Beragam Masalah

Kabinet Takaichi menyetujui pembubaran majelis rendah beranggotakan 465 kursi menyusul pembentukan koalisi baru antara Partai Demokrat Liberal dan Partai Inovasi Jepang.

Melansir Anadolu, pembubaran tersebut merupakan yang pertama dilakukan pada awal masa sidang reguler dalam hampir 60 tahun.

img_title Tak Mau Minta Maaf pada China atas Pernyataan tentang Taiwan, PM Jepang Didesak Aktivis dan Akademisi

Takaichi mengaku keputusan tersebut diambil karena pemerintahannya, belum memperoleh mandat langsung dari publik, termasuk bagi koalisi baru.

Pemerintah dan pihak oposisi diperkirakan akan menyoroti isu penghapusan atau penangguhan pajak konsumsi atas bahan pangan untuk meringankan beban rumah tangga akibat inflasi.

img_title Semboyan "kerja, kerja, kerja, kerja, dan kerja" Sanae Takaichi Dinobatkan Buzzword of the Year 2025

Selain pajak konsumsi atas bahan pangan, isu seputar politik dan pendanaan partai, hingga persoalan warga asing dan pariwisata akan jadi bagian dari kampanye jelang Pemilu.

Penetapan tanggal Pemilu yang terpaut 16 hari setelah pembubaran majelis menuai kritik karena dinilai membatasi waktu pemilih untuk menilai program kebijakan.

Kritikan juga datang dari partai oposisi dan menuding pemerintah mengutamakan pertimbangan politik.