Kepala Studio Level-5 Dukung Pemanfaatan AI Asalkan memiliki Estetika
- thegamer.com
VIVA Tangerang – Kepala studio game Level-5, Akihiro Hino, mengungkapkan informasi yang jarang diungkapkan ke publik, bahwa 80-90% kode game ditulis menggunakan AI. Menurutnya, manusia dapat memanfaatkan teknologi dalam pembuatan game dengan menyempurnakannya sebelum dirilis.
Dikutip dari IXBT Games pada Rabu (24/12/2025), hal itu disampaikan boss studio game tersebut dalam pidato upacara penyambutan peserta baru program akademi kreator game (TGCA), di mana pemerintah bekerja sama dengan asosiasi hiburan komputer Jepang (CESA). Acara tersebut bertujuan untuk melatih kreator game generasi terbaru.
Hino mengatakan bahwa hal penting yang dimiliki kreator adalah kemampuan dalam membedakan yang baik dengan yang buruk. Terlepas dari siapa yang membuat konten, pengembang game harus menyaring elemen terbaik sebelum diimplementasikan ke dalam proyek tertentu. Kunci dalam kesuksesan di era penggunaan AI ini adalah keterampilan dalam "persepsi estetika"
Mereka perlu berdamai dengan teknologi dan menguasai AI sebagai alat dengan terampil, serta memiliki kepekaan estetika untuk menyempurnakannya, jika ingin menjadi yang terbaik dalam industri game.
Tidak hanya melontarkan omong kosong, studio Level-5 mengaku pernah menggunakan ChatGPT, Stable Diffusion, dan VOICEVOX dalam membantu menciptakan aset, menulis kode, dan suara dari beberapa karakter. Kendati demikian, seperti yang dijelaskan oleh Hino, semua elemen yang dibuat oleh kecerdasan buatan itu perlu disempurnakan dan dikembangkan oleh manusia (sang kreator) sebelum digunakan ke dalam game.
Akihiro Hino merupakan seorang perancang video game sekaligus pengusaha asal Jepang yang memulai karier programmernya pada tahun 1980-an. Sejak itu, dia berkembang ke ranah lain seperti penulis, desainer, sutradara, dan produser dalam industri video game. Beberapa judul game ternama yang pernah ia kembangkan adalah Dragon Quest VIII, Professor Layton and the Curious Village, Inazuma Eleven, Yo-kai Watch, Ni no Kuni II, dan lainnya.
Selain game, Akihiro Hino juga menulis novel dan naskah anime pada tahun 2000-an untuk Inazuma Eleven dan Ni no Kuni. Anime itu menceritakan tentang tim sopak bola yang beranggotakan murid SMP yang bangkit melalui persahabatan dengan permainan bola yang unik, dan mengenai anak yang menjelajahi dunia pararel untuk menyelamatkan orang yang disayanginya.