Mahasiswa Waspada! Kecanduan Main bisa Menimbulkan Obesitas dan Pola Tidur Berantakan

Ilustrasi terlalu banyak bermain game
Sumber :
  • Freepik

VIVA Tangerang – Bagi beberapa mahasiswa, kebebasan adalah hal yang baru bisa dinikmati. Sebagian besar batasan yang ditentukan orang tua sudah tidak relevan, karena siswa yang mendapat gelar maha itu sudah bisa belajar menjadi mandiri. Kendati demikian, mahasiswa harus tetap memperhatikan kesehatan dalam aspek pola makan dan tidur.

img_title Seru Dan Edukatif, Mahasiswa Di Jepang Ciptakan Permainan Kartu Siap Siaga Bencana

Sebuah studi dari Mahasiswa Universitas Curtin, yang meneliti Mahasiswa di Australia, mengatakan bahwa kecanduan video game dapat dihubungkan ke kesehatan para mahasiswa. Kualitas pola makan dan pola tidur menjadi sorotan utama dari penelitian tersebut.

Menurut penelitian yang dikutip pada Selasa, (20/01/2026), jangka waktu bermain dapat menimbulkan obesitas dan jam tidur menjadi berantakan. Penelitian tersebut dibuat karena banyak mahasiswa di Negari Kangguru yang menyukai dan awam terhadap video game, tetapi belum memahami kaitannya dengan kesehatan.

img_title Beasiswa Cendekia BAZNAS Kota Tangerang 2026 Dibuka, Mahasiswa Bisa Dapat Subsidi UKT dan Uang Saku Bulanan

Survei dalam penelitian yang melibatkan 317 mahasiswa universitas di Australia Barat melihat beberapa aspek, seperti kebiasaan bermain game, kualitas diet (pola makan), kegiatan fisik sehari-hari, kualitas tidur, perilaku makan (makan di saat atau karena apa), dan skala stress yang dirasakan.

Semua partisipan survei dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan frekuensi/jangka waktu bermain mereka, ada yang rendah (0-5 jam/minggu), sedang (6-10 jam/minggu), dan tinggi atau berat (lebih dari 10 jam/minggu).

img_title UM-PTKIN 2026 Resmi Dibuka: Ini Jadwal Lengkap, Skema Seleksi, dan Cara Daftarnya

Berdasarkan data dari jurnal tersebut, terdapat survei yang mengungkapkan frekuensi bermain saat ini, saat masih kecil, serta melalui perangkat apa saja.

Penelitian itu mengungkapkan bahwa kecanduan bermain game dapat menurunkan kualitas makanan, dan menambahkan indeks massa tubuh mereka hingga ke dalam kategori obesitas. Meskipun semua kelompok melaporkan kualitas tidur yang buruh, pemain dengan durasi tinggi dan sedang memiliki pola tidur buruk yang sama dibanding dengan pemain kelompok durasi rendah.

Perangkat yang paling sering digunakan oleh pemain dengan durasi paling tinggi adalah pengguna komputer, yang menampilkan hasil berupa 76% dari seluruh peserta. Sebaliknya, perangkat dengan durasi bermain rendah berada di pengguna Handphone, dengan hasil berupa 65,2% dari seluruh peserta.

Data selanjutnya menunjukkan bahwa kebanyakan mahasiswa yang terlibat survei sering bermain video game, namun mulai jarang sejak 5 tahun terakhir.

Halaman Selanjutnya
img_title