CL 2NE1 Terjerat Kasus Agensi Tak Terdaftar, Bikin Geger Industri K-Pop!

CL 2nei1
Sumber :
  • Pinterest

VIVA Tangerang –  Leader girl grup 2NE1 , CL , kini harus menghadapi proses hukum terkait mengelola perusahaan hiburan bernama Very Cherry , yang belum disetujui resmi selama beberapa tahun. Kasus ini menyoroti bahwa kebebasan artis di Korea Selatan tetap dibatasi aturan hukum yang ketat.

img_title ANTAM Raup Laba Rp9,66 Triliun hingga September 2026, Naik 46 Persen

Menurut keterangan Allkpop, kantor Polisi Yongsan Seoul, mengungkapkan bahwa CL dan agensinya akan diserahkan ke Kejaksaan Distrik Barat Seoul pada Jumat (23/1/2026) waktu setempat, tanpa terpencil. Dugaan pelanggaran hukum yang menjeratnya terkait dengan Undang-Undang Pengembangan Industri Budaya Populer dan Seni, mewajibkan semua entitas kreatif terdaftar .

Setelah kontraknya dengan YG Entertainment berakhir, bintang Kpop ini membangun Very Cherry pada tahun 2020. Perusahaan tersebut dirancang untuk mengatur kariernya sendiri dan memiliki kontrol atas karya musiknya. Akan tetapi, otoritas menemukan bahwa label tersebut beroperasi tanpa izin resmi selama lebih dari lima tahun, sehingga polisi segera memulai penyelidikan.

img_title Pemerintah Usulkan WFA 3 Hari Saat Nataru 2026–2027, Ini Jadwalnya

Pemerintah Korea Selatan mewajibkan seluruh badan kesenian yang terdaftar di Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Pendaftaran tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan langkah penting untuk melindungi kontrak dan hak artis tetap aman, menjaga transparansi, sekaligus mencegah industri. 

Untuk mengajukan pendaftaran, agensi harus memiliki pengalaman minimal dua tahun dalam manajemen budaya pop dan seni, mempunyai kantor resmi, menyelesaikan pelatihan wajib, serta memverifikasi latar belakang eksekutif dan pemilik. Bahkan pengalaman panjang sebagai seniman tidak menjamin jika persyaratan administratif terpenuhi.

img_title Prancis Siaga Maksimum Jelang Demo 24 Oktober, Pasukan Keamanan Ditambah

Menurut keterangan Korea Joongang Daily, kejadian ini juga menyeret aktor Kang Dong-won berada di bawah perusahaan AA Group. Pihak kepolisian menyatakan bahwa aktor tersebut tidak terlibat dalam pengelolaan label, sehingga dibebaskan dari tuntutan. Di sisi lain, CEO AA Group selaku pihak yang bertanggung jawab atas operasional agensi akan diproses secara hukum.

Fenomena artis yang membangun kantor musik pribadi tanpa legalisasi resmi sering terjadi di bidang kreatif. Sejak September 2025, sejumlah artis sebelumnya terungkap mengoperasikan agensi tanpa memenuhi persyaratan administratif. Banyak dari mereka yang mengaku kurang memahami aturan hukum yang berlaku, sehingga pendaftaran resmi baru dilakukan pada akhir 2025. 

Halaman Selanjutnya
img_title