Sinopsis Lengkap Film Korea Rampant
- Movies Mania
VIVA Tangerang – Film Rampant merupakan karya sinema Korea Selatan bergenre aksi, horor, dan sejarah yang memadukan latar era Dinasti Joseon dengan wabah misterius mirip zombie. Berlatar pada masa penuh intrik politik dan perebutan kekuasaan, film ini tidak hanya menyajikan teror makhluk ganas, tetapi juga konflik kekuasaan yang menggerogoti istana dari dalam.
Kembali ke Joseon yang Berlumur Kekacauan
Cerita berpusat pada Pangeran Lee Chung, putra raja Joseon yang selama bertahun-tahun hidup sebagai sandera politik di Dinasti Qing. Ia dikenal sebagai sosok yang lebih mementingkan kebebasan pribadi, jauh dari ambisi kekuasaan dan intrik istana. Namun, kepulangannya ke tanah air justru membawanya ke dalam situasi genting yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Joseon yang ia tinggalkan kini berubah drastis. Sebuah wabah misterius mulai menyebar di berbagai wilayah, menciptakan makhluk-makhluk ganas yang menyerang manusia pada malam hari. Mereka tidak hanya haus darah, tetapi juga menyebarkan infeksi dengan cepat. Kepanikan melanda rakyat, sementara para pejabat istana justru sibuk menyelamatkan kepentingan masing-masing.
Wabah Mengerikan dan Rahasia Istana
Makhluk yang kemudian dikenal sebagai “iblis malam” menjadi ancaman nyata bagi stabilitas kerajaan. Mereka hanya aktif saat matahari terbenam, bergerak cepat, dan memiliki kekuatan di luar manusia biasa. Setiap korban yang tergigit akan berubah menjadi makhluk serupa, membuat wabah ini kian tak terkendali.
Di tengah kekacauan tersebut, Lee Chung perlahan menyadari bahwa wabah ini bukan sekadar bencana alam. Ada kekuatan tersembunyi yang memanfaatkannya sebagai alat untuk mengguncang tatanan kerajaan. Dugaan itu mengarah pada Kim Ja-joon, seorang pejabat tinggi istana yang ambisius dan licik. Dengan memanfaatkan kekacauan, Kim Ja-joon berupaya menggulingkan kekuasaan raja dan menguasai Joseon sepenuhnya.
Pangeran yang Terpaksa Bangkit
Awalnya, Lee Chung tidak tertarik terlibat dalam urusan politik maupun wabah tersebut. Ia hanya ingin mengambil kembali selir kerajaan yang ia cintai dan kembali menjalani hidup bebas. Namun, menyaksikan penderitaan rakyat serta kejahatan yang dilakukan atas nama kekuasaan membuatnya berubah.