Jay Idzes Menuju AC Milan? Duet Berdarah Indonesia di Serie A?
- VIVA.co.id
Jay Idzes, bek Timnas Indonesia, dikabarkan semakin dekat dengan AC Milan. Apakah ini awal duet berdarah Indonesia di Serie A?
VIVA Tangerang – Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia yang saat ini membela Venezia di Serie A, menjadi sorotan setelah kabar mengenai kepindahannya ke AC Milan mulai mencuat.
Jika transfer ini terwujud, ini akan menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia, dengan adanya dua pemain berdarah Indonesia dalam satu tim.
Potensi Transfer Jay Idzes ke AC Milan
Menurut informasi yang dihimpun dari kanal YouTube BOLA KOS, Jay Idzes semakin dekat untuk bergabung dengan raksasa Italia, AC Milan. Klub yang pernah didukung oleh legenda seperti Paolo Maldini, Kaka, dan Zlatan Ibrahimovic ini tengah memantau performa Jay sepanjang musim ini.
Tim pencari bakat Rossoneri bahkan telah hadir langsung di beberapa pertandingan Venezia untuk menilai kemampuan sang bek.
Hasil evaluasi tersebut sangat positif. Jay tampil konsisten, cerdas dalam membaca permainan, dan tenang saat mengawal pertahanan. AC Milan, yang sedang melakukan regenerasi skuad, terutama di sektor pertahanan, melihat Jay sebagai solusi jangka panjang.
Dengan usia 24 tahun, Jay dianggap memiliki potensi besar untuk berkembang di klub yang memiliki sejarah tujuh gelar Liga Champions.
Duet Berdarah Indonesia di AC Milan
Yang membuat kabar ini semakin menarik adalah potensi duet pemain berdarah Indonesia di AC Milan. Tijjani Reijnders, gelandang utama AC Milan, juga memiliki darah Indonesia dari garis keturunan ibunya. Reijnders sempat menjadi perbincangan publik di Indonesia karena kedekatannya dengan PSSI dan fans Tanah Air.
Momen kedekatan antara Jay Idzes dan Tijjani Reijnders sempat viral saat laga Venezia melawan AC Milan beberapa pekan lalu. Dalam pertandingan tersebut, Reijnders tertangkap kamera menjewer telinga Idzes sambil tertawa, sebuah gestur yang menunjukkan hubungan akrab dan respek di antara mereka.
Jika transfer ini terjadi, keduanya berpotensi bermain bersama dalam satu tim, mengukir sejarah sebagai duet pemain berdarah Indonesia di salah satu klub terbesar Eropa.