Daftar Negara dengan Utang Pemerintah Tertinggi
VIVA Tangerang – Dana Moneter Internasional (IMF) mencatat lonjakan tajam utang pemerintah global yang kini mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah. Dalam pembaruan terbaru, total utang publik dunia menembus USD110,9 triliun pada 2025, mencerminkan tekanan fiskal yang kian berat di banyak negara.
Melansir dari laman India Times, Senin (26/01/2026) menunjukkan bahwa beban utang terbesar secara nominal masih didominasi negara-negara dengan ekonomi raksasa. Pemeringkatan ini merangkum 8 negara dengan utang bruto pemerintah umum tertinggi dalam satuan dolar AS, sekaligus mengulas faktor struktural yang mendorong posisi mereka di puncak daftar.
IMF menilai peningkatan utang global tidak terlepas dari kombinasi belanja publik yang tinggi, pemulihan ekonomi pascapandemi, konflik geopolitik, serta kebutuhan pendanaan untuk subsidi energi, perlindungan sosial, dan proyek infrastruktur. Negara-negara besar cenderung memiliki kapasitas pembiayaan lebih luas, namun juga memikul risiko fiskal yang signifikan jika pengelolaan utang tidak diimbangi pertumbuhan ekonomi yang kuat.
Data yang dirangkum Visual Capitalist memperlihatkan bahwa dinamika utang suatu negara berkaitan erat dengan kebijakan ekonomi domestik, struktur pendapatan negara, serta prioritas belanja pemerintah. Tingginya utang tidak selalu mencerminkan kondisi ekonomi yang rapuh, tetapi dapat menjadi indikator strategi fiskal jangka panjang yang agresif.
Berikut 8 Negara yang memiliki utang tertinggi:
Amerika Serikat
Amerika Serikat menjadi negara dengan utang pemerintah terbesar di dunia, mencapai USD38,27 triliun. Angka ini menyumbang lebih dari sepertiga total utang publik global. Dalam setahun, utang AS bertambah sekitar USD2,9 triliun akibat defisit fiskal yang berlanjut, kenaikan biaya bunga, dan kewajiban belanja jangka panjang. Meski tinggi, AS masih memperoleh pinjaman dengan biaya relatif rendah karena dolar berstatus mata uang cadangan dunia.
China
China berada di posisi kedua dengan total utang pemerintah USD18,68 triliun. Pada 2025, China mencatat pertumbuhan utang tercepat, naik 13,6 persen atau sekitar USD2,2 triliun. Kenaikan ini didorong investasi berbasis negara, pembiayaan pemerintah daerah, dan kebijakan stabilisasi ekonomi.
Jepang
Jepang mencatat utang pemerintah sebesar USD9,83 triliun dengan rasio utang terhadap PDB sekitar 230 persen, tertinggi di negara maju. Sepanjang 2025, kenaikan utang relatif terbatas sekitar USD200 miliar, sehingga rasio utang sedikit membaik.