7 Ending Anime Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah

Anime The Promised Neverland (yakusokunoneverland.fandom.com)
Sumber :
  • yakusokunoneverland.fandom.com

Tangerang – Dunia anime tidak hanya penuh dengan cerita seru dan visual memanjakan mata, tapi juga tak jarang menghadirkan ending yang bikin penonton geleng-geleng kepala. Beberapa di antaranya bahkan sukses memicu perdebatan panjang di kalangan penggemar. Mulai dari plot twist tak terduga, akhir yang “menggantung”, hingga penyelesaian cerita yang dinilai antiklimaks.

img_title 5 Rekomendasi Film Religi untuk Mengisi Akhir Pekan Selama Ramadan

Berikut ini 7 ending anime paling kontroversial sepanjang sejarah yang sampai sekarang masih sering dibahas. Siap-siap dibuat bingung, marah, atau justru terpukau!


img_title Tips Menjalani Puasa Ramadan agar Tetap Produktif Sepanjang Hari

1. Neon Genesis Evangelion (1995)

Kalau bicara ending anime kontroversial, Neon Genesis Evangelion selalu jadi bahan obrolan pertama. Ending di TV series-nya tahun 1995 benar-benar membingungkan banyak orang dengan visual simbolis dan monolog introspektif Shinji Ikari. Sampai-sampai Hideaki Anno merilis versi penutup lain lewat film End of Evangelion karena fans kecewa. Tetap saja, debatnya tak pernah benar-benar selesai.

img_title Tiga Manfaat Kesehatan Puasa Ramadan yang Jarang Disadari, dari Tubuh hingga Mental

2. School Days (2007)

Ending anime kontroversial berikutnya datang dari School Days, yang awalnya tampak seperti drama romansa remaja biasa. Namun siapa sangka di episode terakhir, penonton disuguhi twist gelap: pengkhianatan, pembunuhan, bahkan mutilasi. Ending ini membuat School Days terkenal bukan karena ceritanya yang manis, tapi karena penutupnya yang bikin syok!


3. Darling in the Franxx (2018)

Anime yang sempat hype ini juga menuai kritik keras gara-gara endingnya. Banyak fans Darling in the Franxx menilai klimaksnya terlalu terburu-buru dan berakhir dengan reinkarnasi karakter utama. Hubungan Zero Two dan Hiro memang manis, tetapi alurnya di beberapa episode terakhir dianggap “melenceng” dari konflik awal.


4. The Promised Neverland (Season 2)

Salah satu contoh ending anime paling kontroversial dalam beberapa tahun terakhir adalah The Promised Neverland Season 2. Fans kecewa karena banyak bagian manga yang dipotong sehingga ending terasa dipaksakan. Beberapa karakter penting pun hilang begitu saja. Sayang sekali, padahal season pertama dinilai sangat menjanjikan.


5. Tokyo Ghoul:re

Anime adaptasi manga Tokyo Ghoul memang punya masalah pacing dari season pertama. Namun, ending Tokyo Ghoul:re bikin penggemar makin frustasi. Banyak momen emosional di manga yang terkesan hilang atau terburu-buru di anime. Penutupnya jadi terasa menggantung dan anti-klimaks.

Halaman Selanjutnya
img_title