Cara Merawat Kulit Setelah Terpapar Gas Air Mata Menurut Dokter Spesialis
- ANTARA
Tangerang – Para dokter dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) memberikan panduan penting bagi masyarakat yang kulitnya teriritasi akibat paparan gas air mata selama demonstrasi baru-baru ini.
Menurut dr. Arini Astasari Widodo, SM, Sp.DVE, FINSDV, gas air mata dapat menimbulkan iritasi, peradangan, hingga luka jika terpapar berulang. “Pemulihan bisa cepat bila iritasi ringan, namun bisa lebih lama jika kulit sampai terluka,” ujarnya dikutip dari ANTARA.
Langkah Pertama: Bersihkan Kulit Segera
Langkah utama adalah membersihkan kulit dengan air mengalir dalam jumlah banyak. Hindari air panas; gunakan air suhu ruang agar iritasi tidak bertambah parah.
Menjaga Kelembaban Kulit
Setelah dicuci, gunakan pelembap lembut untuk membantu memperbaiki lapisan kulit. Pilih pelembap yang mengandung ceramide, petrolatum, atau lidah buaya (aloe vera) untuk memulihkan kulit secara optimal.