Bruno Mars Bikin Heboh, ARMY Marah karena Dinilai Meremehkan BTS

APT Rose Blackpink dan Bruno Mars
Sumber :
  • Pinterest

VIVA Tangerang – Bruno Mars tiba-tiba jadi perbincangan panas setelah ucapannya dalam wawancara terbaru dengan Rose BLACKPINK di majalah Billboard dirilis pada Kamis (11/12/2025) memicu reaksi keras penggemar BTS, ARMY. 

img_title Rosé Buka Panggung Grammy dengan Aksi Panggung Memukau, Meski Tak Bawa Pulang Piala

Kontroversi muncul setelah wawancara Bruno Mars dengan Rose BLACKPINK yang dipublikasikan Billboard. Dalam perbincangan itu, keduanya membahas kesuksesan lagu duet mereka “APT” yang sejak rilis Oktober 2024 telah menarik perhatian pendengar di berbagai negara.

Saat menyinggung pengaruh global lagu tersebut, Bruno Mars membandingkan fenomena “APT” dengan “Gangnam Style” milik PSY. Ia menyebut kolaborasinya dengan Rose sebagai pengalaman langka yang menurutnya ikut memperkenalkan budaya Korea kepada panggung Internasional.

img_title Antusiasme Fans BTS Bikin Pemerintah Meksiko Ikut Bertindak

“Kolaborasi ini terasa seperti momen spesial yang mempertemukan dua dunia dan membuka budaya Korea kepada pendengar global,” ujar Bruno Mars dalam wawancara tersebut.  

Pernyataan Bruno dianggap meremehkan peran BTS dalam membuka jalan K-pop ke pasar global. ARMY menilai Bruno mengabaikan kerja keras BTS yang selama bertahun-tahun memperluas pengaruh K-pop, mulai dari pencapaian di Billboard, tur dunia, hingga pengakuan internasional.

img_title Konser BTS Digelar di JIS? Begini Kata Gubernur DKI Jakarta

Pernyataan itu langsung memicu reaksi keras dari penggemar BTS di media sosial, terutama di akun Instagram Bruno Mars dan Rose BLACKPINK. ARMY ramai membanjiri komentar dengan tagar “BTS PAVED THE WAY” sebagai bentuk protes dengan menegaskan bahwa kesuksesan K-pop pasca Gangnam Style tidak lepas dari kerja keras BTS dalam menembus pasar global, mulai dari tur dunia, pencapaian tangga lagu Billboard, hingga pidato di forum internasional.

Penggemar bahkan membagikan kutipan dari media internasional seperti Billboard, Rolling Stone, TIME, dan Forbes yang menyoroti BTS sebagai grup terbesar di dunia dan ikon globalisasi K-pop masa kini.

Hingga saat ini, Bruno Mars belum angkat suara menanggapi kontroversi tersebut. Kasus ini menunjukkan betapa sensitifnya pengakuan terhadap sejarah dan kontribusi artis K-pop di kancah musik internasional, serta bagaimana pandangan publik terhadap kolaborasi global bisa memicu reaksi keras penggemar.

Kasus ini menyoroti bahwa kolaborasi musik internasional bukan sekadar soal hit lagu, tetapi juga soal pengakuan terhadap sejarah dan kontribusi artis yang membuka jalan. Peristiwa ini menegaskan pentingnya menghargai peran pionir dalam membentuk industri yang kini mendunia.