Ketika Pengecer di Jepang merasakan Inflasi RAM dan SSD

Ilustrasi Stok PC Menipis
Sumber :
  • Sofmap_gaming di X

VIVA Tangerang – Seorang pedagang eceran di Jepang mengatakan bahwa sulit untuk menjual PC Gaming dewasa ini. Sedikitnya orang yang menjual komputer bekas menjadi salah satu faktor dari keadaan tersebut.

img_title Wali Kota di Jepang Akui Salah Beri Penjelasan soal Larangan Salat Jemaah di Taman

Dikutip dari Video Cardz, pada Rabu (14/01/2026), hal tersebut diutarakan oleh seorang pedagang di daerah Akihabara, Jepang, yang mengeluhkan kerumitan dalam penjualan PC gaming akhir-akhir ini.

"PC gaming, bahkan yang bekas pun sedang langka saat ini, ini dia (mengunggah foto rak di toko)," cuit akun @Sofmap_gaming.

img_title Kuil di Tokyo Gelar "Merajut untuk Gaza" Sebagai Dukungan Kepada Penduduk Gaza

Sofmap Gaming merupakan toko perangkat elektronik yang menjual beragam jenis laptop, komputer gaming, dan beragam aksesoris untuk bermain game.

Unggahan tersebut menunjukkan bahwa stok komputer khusus bermain video game, yang baru ataupun bekas, sedang mengalami "kelangkaan". Mereka bahkan rela membayar lebih, untuk membeli komputer baru, yang dimiliki orang lain.

img_title Mengadopsi Konsep Sekolah Jepang, MBG Prasmanan Di Uji Coba

"Eh, sebagai bentuk bantuan, jika Anda membeli yang baru, tolong jual PC gaming Anda ke perusahaan kami... Kami (akan) membelinya kembali dengan harga yang cukup tinggi...," tuturnya.

Selain itu, mereka juga rela membeli laptop normal yang tidak dirancang khusus untuk bermain. Ungkapan tersebut menandakan betapa perusahaan tersebut membutuhkan komputer baru.

"Entah itu (komputer) meja gaming, laptop, atau bahkan PC biasa non-gaming, kami pada dasarnya (akan) membeli PC apa pun...," lanjutnya.

Sebelumnya pada bulan November 2025, beberapa toko di Akihabara membatasi penjualan SSD, HDD, dan modul memori lainnya. Komponen DDR4 dilaporkan menjadi alternatif dari DDR5 yang harganya meroket dan stok terbatas, dengan stok yang terbatas dan harga yang meroket.

Sementara itu, beberapa kelangkaan juga terjadi di beberapa toko GPU, di Jepang. Beberapa sumber juga melaporkan harga kartu grafis GeForce dengan kualitas tinggi, yang langsung terjual habis setelah sampai di toko. Salah satu produk yang sangat terbatas adalah GeForce RTX 5060 Ti 16GB.

Beberapa pengecer lainnya juga mengalami kesulitan dalam penyetokan ulang. Hal itu dianggap sulit untuk diprediksi karena sumber hambatannya berada di hulu rantai produksi.

Dalam mencegah pembeli yang memborong dengan panik, mereka membatasi penjualan untuk semua model yang tersedia.