Stasiun Istora Mandiri MRT Jakarta Kembali Beroperasi Normal Usai Demo

Stasiun Istora yang ditutup karena mengalami kerusakan pasca demo
Sumber :
  • ANTARA

Tangerang – Setelah sempat terdampak aksi demonstrasi di beberapa titik Ibu Kota pada Jumat (29/8) hingga Minggu dini hari, Stasiun Istora Mandiri MRT Jakarta kini telah kembali beroperasi normal.

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Resmi Dinonaktifkan dari DPR RI

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Ahmad Pratomo, mengatakan seluruh stasiun MRT kembali melayani penumpang, termasuk Istora Mandiri. Namun, saat ini akses yang dibuka hanya Entrance B dan Entrance Lift di depan Gedung IDX.

Ahmad menjelaskan bahwa pola operasional MRT sudah kembali berjalan normal dengan layanan perjalanan dari Stasiun Lebak Bulus Grab hingga Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta. Waktu tunggu (headway) antar kereta kembali 10 menit.

Bentrokan Mako Brimob Kwitang Berlanjut Hingga Sabtu Malam, Jalanan Gelap Gulita

Jam operasional juga tidak berubah, yakni mulai pukul 05.00 hingga 00.00 WIB. “MRT Jakarta selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjadikan MRT Jakarta sebagai moda transportasi andalan. Informasi terbaru mengenai layanan bisa diakses melalui kanal resmi media sosial MRT Jakarta.

Ratusan Warga Geruduk Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Lakukan Pelemparan dan Perusakan

Diketahui sebelumnya, demonstrasi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/8) malam berujung kericuhan. Massa membakar Halte Transjakarta Polda Metro Jaya serta merusak pintu masuk Stasiun Istora Mandiri.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan bahwa Pemprov akan menggratiskan tarif MRT dan Transjakarta selama satu minggu, sekaligus memperbaiki halte yang rusak akibat aksi tersebut.