Punya Ciri Khas Sendiri, Ini Beda Cold Brew dan Espresso

Espresso Tamarind
Sumber :
  • Annisa Indri Lestari

3. Suhu air

img_title Ini Manfaat Minum Kopi Hitam Setelah Berolahraga

Perbedaan yang ketiga adalah suhu air yang digunakan pada proses penyeduhannya. Untuk cold brew, suhu yang digunakan dalam kisaran suhu ruangan normal, yakni sekitar 20 sampai 25 derajat celcius.

Sedangkan pada penyeduhan espresso, suhu air yang digunakan adalah air panas yang baru, bersih, dan mendidih. Hal ini untuk menciptakan suhu seduhan optimal dalam membuat espresso yakni berkisar 90 sampai 95 derajat celcius.

img_title Ini Manfaat Ampas Kopi, dari Obat Kutu hingga Pengusir Bau

4. Rasa

Kopi cold brew merupakan metode yang membutuhkan proses yang lebih panjang untuk mendapatkan hasil yang lebih manis yakni bisa 16-24 jam perendaman yang diletakkan di dalam kulkas. Sehingga, untuk rasa yang dihasilkan pada kopi cold brew lebih lembut, ringan, dan sedikit lebih manis. Tingkat keasamannya juga lebih rendah dibandingkan jenis kopi lain. Meskipun sedikit lebih manis, cold brew juga tetap kopi yang memiliki sensasi rasa pahit.

img_title Begini Cara Membuat Kopi dengan Teknik Vietnam Drip

Untuk kopi espresso memberikan rasa dan aroma lebih pahit karena proses ekstraksi langsung dari biji kopi tekanan dan suhu tinggi tanpa tambahan bahan apapun. Sehingga, jarang sekali kopi ini menggunakan bahan lain seperti gula, krim ataupun susu. Namun, ada juga yang mengolah kopi espressomenggunakan tambahan bahan lain untuk menciptakan percampuran rasa pahit, manis ataupun asam yang bisa dinikmati untuk mendapah pengalaman dalam menikmati kopi.

5. Kandungan kafein

Meskipun sama-sama kopi hitam, namun jumlah kandungan kafein pada kedua jenis kopi ini berbeda. Jika pada cold brew memiliki kandungan kafein yang lebih rendah yakni berkisar 40 miligram per 100 gram setiap penyajiannya. Sedangkan pada espresso kandungan kafeinnya bisa lebih tinggi yakni mencapai 212 miligram per 100 gram. Kandungan kafein yang lebih besar inilah yang membuat espresso lebih pahit dan kuat dibandingkan cold brew.

6. Keasaman

Jika dilihat dari tingkat keasaman (pH), cold brew memiliki tingkat pH 4,95 – 5,13 sedangkan espresso sedikit lebih tinggi yakni pH sekitar 5,00 – 5,50. Namun, bagi mereka yang pemula mengkonsumsi espresso, cita rasa yang dihasilkan lebih ke dominan pahit. Namun, bagi para pecinta kopi tentu saja sangat mudah membedakan cita rasa kopi baik pada cold brew ataupun espresso.

Halaman Selanjutnya
img_title