Ketika Gamers Memilih Old School RuneScape dibanding Versi Modern
- Old School RuneScape
VIVA Tangerang – Permainan yang dirilis pada tahun 2000-an ini semakin dilirik oleh jutaan gamers yang meramaikan Old School Runescape, dan mengalahkan rekor jumlah pemain terbanyak dalam sejarah permainan tersebut.
Dikutip dari BBC pada Selasa (06/01/2026), laporan dari perusahaan game itu mengatakan bahwa jumlah anggota berbayarnya meningkat drastis dan mendapatkan "lebih dari satu juta" pemain, atau meningkat sebanyak 30% dibanding awal tahun 2025. Selain itu, mereka juga mendapatkan lebih dari jutaan orang yang bermain secara gratis.
Dengan peningkatan tersebut, perusahaan Old School Runescape mancatat tonggak sejarah pada tahun 2025. Di mana jumlah pemain yang masuk ke dalam game secara bersamaan mencapai sekitar 240.000 orang, jumlah pemain simultan terbanyak dalam 25 tahun sejarah permainan ini.
Sebagai disklaimer, angka tersebut merupakan angka puncak yang tentu akan berubah seiring berjalannya waktu. Saat ini, jumlah pemain yang aktif mencapai sekitar 120.000 orang. Akan tetapi, hal ini menunjukkan betapa banyak orang yang tertarik untuk kembali ke "Medieval Land of Gielnor".
Runescape awalnya dikenal sebagai salah satu game bergenre MMO (Massive Multiplayer Online) yang dapat dimainkan lewat internet, tanpa harus mengunduhnya terlebih dahulu (seperti game dari Flash).
Melalui perbincangan mulut ke mulut, game ini mengalami perkembangan pesat dengan perpaduan interaksi sosial, permainan yang mudah diakses, dan humor relevan bagi masing-masing pemain.
Setelah 25 tahun dirilis, kini game tersebut berubah menjadi dua versi yang berbeda. Ada RuneScape 3, yang merupakan versi modern, dan Old School RuneScape, perilisan ulang yang mempertahankan visual klasiknya. Sejak saat itu, banyak karakter, area, dan hal-hal baru yang dapat dilakukan dalam kedua game tersebut.
Selama dua setengah dekade sejak peluncurannya, game ini sempat tertinggal dengan game MMO lainnya. Beberapa game MMO yang terkenal menyaingi adalah World of Warcraft dan Final Fantasy XIV.
Kendati demikian, beberapa pembuat game tidak melupakan akar asli dari game MMO yang mereka cintai. Menurut salah satu pembuat game, ada istilah yang disebut "Runescapiness". Suatu sensasi yang amat rumit untuk dijelaskan, tetapi merupakan humor bahasa Inggris yang menyangkut dengan rasa nostalgia.