Dari Layar ke Meja? 5 Video Game Ini Diubah Menjadi Permainan Kartu

Ilustrasi Permainan Papan
Sumber :
  • Freepik

VIVA Tangerang – Istilah video game memang sudah tidak asing, apabila dihubungkan dengan anak-anak hingga orang dewasa yang bermain di depan layar handphone atau komputer selama berjam-jam.

img_title 5 Rekomendasi Film Religi untuk Mengisi Akhir Pekan Selama Ramadan

Selain menghabiskan waktu istirahat, bermain video game juga dilakukan sebagai aktivitas keluarga saat sedang libur di rumah. Banyak konsol inovatif telah membuat permainan yang bisa dinikmati oleh keluarga di segala usia. Salah satu contohnya adalah WII dan Nintendo Switch dengan stik yang cukup digenggam satu tangan, beserta game co-op lokal seperti WII Sport, Mario Kart, dan Super Mario Party.

Meski demikian, masih banyak keluarga yang memilih untuk bermain game fisik ketimbang bermain di depan layar. Dengan begitu, beberapa kreator ini memutuskan untuk mengadaptasi game mereka menjadi kartu fisik yang tidak kalah seru dengan versi video gamenya. Berikut adalah lima video game yang "disulap" menjadi permainan fisik yang bisa dinikmati bersama keluarga, menurut beberapa sumber.

img_title Tips Menjalani Puasa Ramadan agar Tetap Produktif Sepanjang Hari

1. Stardew Valley: The Board Game

Pemain setia game ini mengenalnya sebagai permainan bertani yang terinspirasi dari Harvest Moon, dan mungkin ada yang bertanya "bagaimana caranya membuat game kartu dari permainan bertani?".

img_title Tiga Manfaat Kesehatan Puasa Ramadan yang Jarang Disadari, dari Tubuh hingga Mental

Eric Barone, alias ConcernedApe menjawab itu dengan membuat game tabletop versinya dengan bantuan dari beberapa kreator lain. Dengan 1-4 orang, para pemain berperan sebagai petani yang harus mengumpulkan semua koleksi untuk dilengkapi

2. Cuphead Fast Rolling Dice Game

Sebagai permainan dadu kooperatif yang bergerak cepat, Cuphead versi board game menuntut kerja sama, respons sigap, dan kemampuan pemain untuk tetap fokus saat serangan bos datang bertubi-tubi. Pemain harus melempar dadu, mengaktifkan kemampuan karakter, dan bereaksi dalam hitungan detik demi bertahan hidup.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa adaptasi tersebut memahami inti Cuphead yang mengenali pola, menghadapi kepanikan, lalu merasakan kelegaan singkat setelah lolos dari situasi yang hampir berujung kekalahan.

3. Dead Cells: The Rogue-Lite Board Game

Dead Cells: The Rogue-Lite Board Game berhasil menerjemahkan intensitas brutal versi video gamenya ke dalam format tabletop tanpa membebani pemain dengan sistem yang rumit. Pengalaman roguelite yang identik dengan resiko dan kegagalan tetap terasa, hanya saja disajikan lewat mekanik yang lebih ringkas dan mudah dipahami.

Halaman Selanjutnya
img_title