Diskominfo Tangerang Peringatkan Masyarakat soal Scam Video Call, Begini Modusnya

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany
Sumber :
  • ANTARA

VIVA Tangerang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan baru yang kini marak terjadi melalui scam video call. Fenomena ini menjadi ancaman serius di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi.

img_title Diskominfo Tangerang Imbau Warga Waspadai Penipuan Melalui Scam Video Call

Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menjelaskan bahwa modus penipuan ini biasanya dilakukan oleh pelaku yang memulai panggilan video secara tiba-tiba kepada calon korban. Saat panggilan berlangsung, pelaku akan melakukan tindakan tidak senonoh dengan tujuan menjebak korban.

“Apabila korban terlihat di layar, pelaku dapat mengambil tangkapan layar atau screenshot untuk dijadikan alat pemerasan,” ujar Mugiya, Minggu (12/10).

img_title Tips Mudah Lindungi Data Pribadi dari Malware Menurut Diskominfo Kota Tangerang

Menurutnya, masyarakat harus mengenali pola dan modus penipuan digital ini agar tidak menjadi korban. “Di era digital sekarang, kewaspadaan menjadi hal utama. Jangan mudah percaya atau menanggapi panggilan dari nomor asing,” tambahnya.

Diskominfo Kota Tangerang memberikan sejumlah langkah pencegahan agar masyarakat tidak terjebak dalam modus scam video call, antara lain:

img_title Waspada! 7 Modus Penipuan di Roblox dan Cara Menghindarinya
  1. Jangan menerima panggilan video dari nomor tak dikenal.

  2. Matikan kamera segera jika terlanjur menjawab panggilan mencurigakan.

  3. Blokir nomor yang menghubungi secara tidak wajar untuk mencegah upaya lanjutan.

  4. Laporkan kejadian ke pihak berwenang atau layanan aduan siber jika menjadi korban.

“Pastikan hanya menerima panggilan dari kontak yang sudah dikenal. Jika ada nomor asing yang menghubungi lewat video call, sebaiknya diabaikan,” tegas Mugiya.

Diskominfo menekankan bahwa kesadaran digital masyarakat harus terus ditingkatkan seiring dengan berkembangnya teknologi dan media sosial. Kejahatan siber kini semakin beragam, termasuk dalam bentuk penipuan online, pemerasan digital, hingga penyalahgunaan identitas.

Langkah pencegahan sederhana seperti verifikasi sumber komunikasi, menjaga privasi digital, dan tidak mudah panik saat menghadapi modus baru dapat membantu melindungi diri dari ancaman dunia maya.

Sumber: ANTARA