Muhaimin Iskandar: Kritik Demonstran Jadi Momentum Evaluasi DPR dan Fasilitas Wakil Rakyat
- ANTARA
VIVA Tangerang – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menilai tuntutan para demonstran yang menyoroti anggota DPR RI harus dipandang sebagai momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislatif maupun fasilitas negara yang diterima wakil rakyat.
Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (31/8/2025), Muhaimin menegaskan bahwa kritik publik yang belakangan mencuat mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap cara lembaga legislatif merespons aspirasi rakyat.
“Ini momentum bagi semua pihak untuk melakukan evaluasi sekaligus reformasi diri. Baik legislatif maupun eksekutif harus benar-benar memahami tuntutan masyarakat,” ujarnya sebelum menghadiri rapat kabinet.
Menurutnya, desakan demonstran bukan sekadar kritik terhadap DPR, tetapi juga koreksi untuk lembaga eksekutif. Ia menilai hal itu adalah bentuk solidaritas rakyat dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
Muhaimin menyoroti salah satu isu utama yang harus ditinjau ulang, yaitu tunjangan DPR, mulai dari fasilitas rumah hingga insentif lain yang kerap menimbulkan kecemburuan sosial. Karena itu, wajar bila fasilitas wakil rakyat selalu menjadi sorotan publik.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam penggunaan anggaran negara, terutama terkait gaji dan tunjangan anggota DPR. Menurutnya, hal ini bukanlah hal tabu untuk dibicarakan, justru harus dibuka secara jelas kepada masyarakat.
“Tidak ada yang bisa ditutup-tutupi. Keterbukaan itulah yang harus menjadi bagian dari dialog dengan rakyat,” tegasnya.