Ada Lima Jenis Air Minum. Apa Saja?

Ilustrasi air minum
Sumber :
  • iStock

Sebaiknya jangan berlebihan mengonsumsi jenis air minum yang satu ini. Minuman isotonik bisa memengaruhi kesehatan gigi dan lambung. Isotonik biasanya mengandung asam sitrat. Nah, seluruh asam memiliki sifat erosif dan berpengaruh pada gigi dan lambung. 

img_title Saat Haid Tidak Boleh Minum Air Es. Ini Faktanya!

4. Air Berkarbonasi

Ada pula jenis air minum lainnya yang perlu dipahami, yaitu air berkarbonasi atau sparkling water. Sparkling wateradalah air yang berkarbonasi yang mengandung gelembung gas karbon dioksida. Namun, dalam hal menghidrasi tubuh, sparkling water tidak sebaik dengan air mineral.  

img_title Minum Air Dingin Bisa Bantu Turunkan Berat Badan? Ini Penjelasan Ahli

5. Alkali

Air alkali memiliki tingkat pH yang lebih tinggi daripada air keran biasa, dan mengandung mineral alkali dan negatif oxidation reduction potential (ORP). Air alkali dinilai mampu membantu menetralkan asam dalam tubuh, membantu memperlambat proses penuaan, atau mencegah kanker.

img_title Sudah Tahu? Ini Arti Warna Tutup Botol Setiap Merek Air Mineral Kemasan

Berbagai manfaat ini dipercaya karena kandungan pH yang lebih tinggi dalam air alkali. Namun, hal yang perlu ditegaskan, hanya ada sedikit bukti ilmiah mengenai hal ini. 

Jenis air minum yang satu ini memang aman untuk dikonsumsi. Namun, dalam beberapa kasus bisa saja mengurangi keasaman lambung, sehingga menurunkan kemampuannya untuk membunuh bakteri berbahaya. Jika berlebihan dikonsumsi juga bisa menyebabkan alkalosis metabolik, yang menghasilkan gejala seperti mual dan muntah.