Fans Heboh! Harua &TEAM Akhirnya Minta Maaf
VIVA Tangerang – Harua, anggota boyband kpop generasi lima, &TEAM, tengah jadi sorotan penggemar Korea. Wawancaranya di majalah Jepang “Nikkei Entertainment” edisi Maret memicu komentar pedas di komunitas online karena dianggap lebih memprioritaskan penggemar Jepang dan menganggap debut Korea sebagai beban baginya.
Melansir laman Allkpop, dalam wawancara tersebut penyanyi ini mengaku saat mendengar rencana debut Korea, single mereka bertajuk “Go In Blind” sedang sukses besar di Jepang, sehingga awalnya ia merasa kesulitan memproses keputusan untuk promosi di Korea. Pernyataan ini memicu reaksi keras dari netizen Korea, yang menilai ia kurang antusias menghadapi fans di negara tersebut.
"Saat itu kami mulai melihat hasil yang bagus di Jepang, jadi saya merasa ingin terus bekerja keras dan menargetkan yang lebih tinggi. Jadi tiba-tiba, ketika kami diberi tahu bahwa tahap selanjutnya adalah Korea, ada beberapa hal yang tidak saya mengerti." ujar Harua, dikutip Allkpop pada Jumat (6/2/2026).
Menanggapi kontroversi tersebut, anggota grup tersebut menulis surat permintaan maaf panjang di Weverse. Ia menegaskan niatnya bukan meremehkan debut Korea atau penggemar LUNÉ. “Aku menyesal jika kata-kataku mengecewakan LUNÉ, penggemar yang selalu mendukungku. Sejak masa latihan, menjadi penyanyi yang dicintai penggemar adalah impianku. Tekanan debut di Korea membuatku lebih cemas daripada senang,” tulis Harua.
Idol tersebut menegaskan bahwa dukungan penggemar Jepang bukan berarti menempatkan mereka lebih penting dibanding fans Korea. Ia berjanji akan lebih berhati-hati dalam mengekspresikan diri sekaligus tetap menunjukkan perhatian dan kasih sayangnya kepada seluruh penggemar. Menurutnya, momen bersama klub penggemar sangat berharga serta berkomitmen untuk lebih bijak dalam berkomunikasi ke depan.
&TEAM merupakan boyband asal Jepang yang dinaungi HYBE, beranggotakan K, Fuma, Nicholas, EJ, Yuma, Jo, Harua, Taki, dan Maki. Debut mereka di Korea menjadi langkah strategis untuk meningkatkan popularitas di seluruh dunia, meski awalnya mendapat reaksi beragam masyarakat. Hingga saat ini, agensi belum memberikan komentar terkait kritik terhadap salah satu member tersebut.
Kasus ini menyoroti bagaimana kata-kata seorang idol K-pop dapat memicu reaksi luas penggemar internasional. Permintaan maaf Harua diharapkan bisa meredakan ketegangan dan memperkuat hubungan &TEAM dengan penggemar di Korea maupun Jepang. Insiden ini memperlihatkan bagaimana perkataan seorang idol K-pop bisa memicu respons dari fans internasional. Permintaan maaf Harua diharapkan dapat meredakan ketegangan sekaligus mempererat hubungan &TEAM dengan penggemar di Korea maupun Jepang.