KKP Yakin Budidaya Lobster Indonesia Tidak Kalah dari Vietnam

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Tb Haeru Rahayu
Sumber :
  • ANTARA

VIVA Tangerang – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya menyampaikan kabar baik terkait perkembangan budidaya lobster di Indonesia. Teknologi yang digunakan kini terbukti semakin efektif dengan tingkat kelangsungan hidup lobster di keramba jaring apung (KJA) mencapai lebih dari 70 persen.

Bagaimana Perusahaan Kecil Bisa Mengalahkan Raksasa dengan Micro-Tech

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu (Tebe), menegaskan pencapaian ini menunjukkan bahwa Indonesia mulai mampu menyaingi Vietnam yang selama ini dikenal unggul dalam teknologi budidaya lobster.

“Dalam delapan bulan terakhir, kami berhasil membuktikan bahwa teknologi budidaya lobster dalam negeri sudah tidak kalah dengan Vietnam,” ungkap Tebe saat menghadiri acara Outlook Tilapia 2025 di Jakarta, Kamis.

Pasar Lobster Menjanjikan

Strategi Hiring Anti-Biasa: Merekrut Orang yang Belum Tentu “Sesuai Posisi”

Menurut Tebe, pasar internasional untuk lobster sangat potensial. Dengan meningkatnya kemampuan nelayan menguasai teknologi, budidaya lobster bisa menjadi peluang emas untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat daya saing sektor perikanan Indonesia.

“Tingkat survival rate lobster di KJA sudah cukup tinggi, dan pasar internasionalnya juga sangat luar biasa,” jelasnya.

Fokus pada Penguatan di Dalam Negeri

Halaman Selanjutnya
img_title
Seni Memanfaatkan Konflik Internal untuk Menciptakan Solusi Kreatif dalam Bisnis