Swedia dan Belanda Desak Uni Eropa Hentikan Perdagangan dengan Israel
- Antara
Mereka menilai sejumlah pejabat Israel secara aktif mendorong pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat sekaligus menolak solusi dua negara yang selama ini didorong komunitas internasional.
Mengacu pada Hukum Internasional
Swedia dan Belanda juga meminta Kaja Kallas menyampaikan analisis tertulis mengenai kepatuhan Uni Eropa terhadap pendapat hukum Mahkamah Internasional (ICJ) tahun 2024 tentang pendudukan Israel di wilayah Palestina.
Dalam suratnya, mereka menegaskan bahwa Rencana Pembangunan E1 yang disetujui Dewan Perencanaan Tinggi Israel—yang akan memperluas permukiman Yahudi di Tepi Barat—merupakan pelanggaran nyata hukum internasional. Langkah itu dinilai akan mengganggu keterhubungan wilayah dan mengancam masa depan negara Palestina.
Kritik terhadap Hamas
Meski keras mengkritik Israel, Swedia dan Belanda juga menyinggung peran Hamas. Dalam suratnya, mereka menyebut Hamas turut memikul tanggung jawab besar atas kondisi bencana kemanusiaan di Gaza.
Keduanya meminta Hamas melepaskan kendali, melucuti senjata, dan membebaskan sandera Israel yang masih ditahan.