Perampokan Bank di Jerman Saat Libur Natal
- Freepik
VIVA Tangerang – Kepolisian Jerman mengungkapkan perkembangan terbaru kasus perampokan bank yang tengah terjadi saat libur Natal. Juru bicara kepolisian menyebut aksi pembobolan tersebut diduga kuat dilakukan oleh komplotan perampok profesional dengan metode yang mengingatkan pada film Ocean’s Eleven.
Dilansir dari lamaan AFP, Kamis (01/01/2026) polisi menilai kejahatan itu melibatkan perencanaan sangat matang, penguasaan informasi internal, serta kegigihan tinggi dalam pelaksanaannya. Para pelaku hingga kini masih buron dan terus diburu aparat keamanan Jerman.
Dalam aksi tersebut, para perampok berhasil membobol sekitar 3.000 kotak deposito di sebuah bank Sparkasse. Polisi memperkirakan kerugian telah mencapai sekitar 30 juta euro atau setara Rp588 miliar, berdasarkan dengan nilai asuransi rata-rata 10.000 euro per kotak. Namun, sejumlah nasabah mengaku kerugian yang dialami jauh melebihi nilai asuransi tersebut.
Penyelidikan mengungkap para pelaku mengebor jalur masuk menuju ruang penyimpanan bawah tanah bank dari area parkir di atasnya. Polisi menduga komplotan itu menghabiskan hampir sepanjang akhir pekan di dalam lokasi untuk membobol kotak-kotak deposito satu per satu.
Kasus ini terungkap pada Senin dini hari setelah alarm kebakaran berbunyi. Petugas darurat yang datang ke lokasi menemukan lubang besar menuju ruang penyimpanan. Saksi mata juga melaporkan telah melihat beberapa pria membawa tas besar di area tangga garasi parkir sejak Sabtu malam hingga Minggu.
Dari Rekaman kamera keamanan menunjukkan sebuah Audi RS 6 hitam meninggalkan garasi parkir pada Senin pagi. Mobil tersebut berisi orang-orang bertopeng dan diketahui menggunakan pelat nomor curian dari kota Hanover.
Insiden ini memicu kepanikan ratusan nasabah yang mendatangi bank untuk menuntut kejelasan. Polisi sempat membubarkan kerumunan demi alasan untuk keamanan, sembari memastikan situasi tetap terkendali selama proses penyelidikan berlangsung.
Pihak kepolisian memastikan penyelidikan terus dilakukan secara intensif untuk mengungkap identitas para pelaku dan menelusuri aliran hasil kejahatan, sekaligus mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus perampokan besar ini kepada aparat yang berwenang.