'Orang Dalam' Bantah Rumor Rilis PS6 yang Tertunda
- Gemini AI
VIVA Tangerang – Konten kreator, sekaligus orang di balik pembuatan hardware untuk konsol PlayStation, membantah asumsi yang mengatakan bahwa PS6 akan mengalami kendala karena inflasi harga ram di seluruh dunia.
Dikutip dari channel Youtube "Moore's Law is Dead" pada Senin, (05/01/2026), salah satu kontennya mengatakan bahwa pihak Sony Interactive Entertainment belum pernah memutuskan untuk menunda perilisan PlayStation6. Asumsi itu ramai karena laporan pihak dalam industri, Tom henderson, yang membahas mengenai kekhawatiran Sony dan Microsoft mengenai pasokan memori, bukan secara spesifik menyebut telah menunda perilisan PS6.
MLID mengatakan bahwa “Semua orang khawatir tentang kekurangan RAM saat ini,” sehingga wajar bila perusahaan yang membuat perangkat keras dan sangat bergantung pada memori akan membahasnya. Kendati demikian, dia menambahkan bahwa pihak Sony tidak mengatakan bahwa mereka akan menunda konsol generasi terbaru itu.
"Keputusan untuk menunda konsol apa pun belum dibuat. Sony belum mengadakan pertemuan di mana mereka mengatakan, 'Kami menunda PS6.' Tidak. Belum terjadi," tambahnya.
Menurut sumber internal industri tersebut, Sony dan AMD telah menyetujui kontrak dengan TSMC untuk memproduksi perangkat keras PlayStation 6, khususnya AMD APU, sekitar pertengahan 2027.
Menurut laporan India Today, perancang utama di balik PS5 dan PS5 Pro, Mark Cerny, telah mengkonfirmasi bahwa PlayStation berikutnya masih "beberapa tahun" lagi. Dia juga mengungkapkan bahwa banyak teknologi yang sedang dibahas akhir-akhir ini masih dalam tahap simulasi dan bukan perangkat keras tahap akhir.
Kolaborasi antara Sony dengan AMD ini berfokus pada peningkatan yang jauh lebih bagus dalam kemampuan grafis. Menurut Cerny, GPU yang ada telah mencapai batasnya, sehingga mendorong kedua perusahaan tersebut untuk merencanakan kembali pembuatan konsol di masa depan dalam menangani visual yang rumit.
Kunci utama dari pengembangan ini adalah penggunaan "Radiance Cores". Teknologi ini dirancang khusus sebagai prosesor yang sanggup menggunakan "ray tracing" dan "path tracing", di mana terdapat cahaya dan pantulan refleksi yang realistis.
Selain meningkatkan performa, inti tersebut juga menambahkan efisiensi. Kepala divisi Computing dan Grafis AMD, Jack Huynh, menandakan bahwa beberapa teknologi ini tidak akan hanya muncul pada perangkat Sony, tetapi juga pada GPU komputer di masa depan.