Rutinitas Aneh tapi Efektif: Kebiasaan Nyeleneh Orang Sukses di Dunia
VIVA Tangerang – Apa yang kamu bayangkan ketika mendengar kata “orang sukses”? Mungkin bangun pagi, rajin olahraga, atau kerja keras dari pagi sampai malam. Tapi siapa sangka, banyak tokoh sukses dunia justru punya kebiasaan unik—bahkan terkesan aneh—yang ternyata membawa mereka ke puncak kesuksesan. Mulai dari tidur yang tidak biasa, kebiasaan menulis tangan, hingga gaya meditasi yang nyeleneh, semuanya jadi bagian dari rutinitas harian mereka.
Artikel ini akan membahas rutinitas paling tidak biasa dari orang-orang sukses, dan bagaimana kamu bisa mencoba menerapkannya (atau sekadar mengaguminya dari jauh!).
1. Tidur Polifasik ala Nikola Tesla dan Leonardo da Vinci
Apa itu tidur polifasik?
Tidur polifasik adalah metode tidur dengan membaginya dalam beberapa waktu singkat dalam sehari, bukan satu periode panjang. Misalnya, tidur 20 menit setiap 4 jam.
Siapa yang melakukannya?
Nikola Tesla hanya tidur sekitar 2 jam per hari.
Leonardo da Vinci menjalani pola tidur Uberman: tidur 20 menit setiap 4 jam.
Manfaatnya:
Meningkatkan waktu produktif.
Memberi ruang untuk ide-ide muncul di sela-sela waktu tidur.
Risiko:
Tidak cocok untuk semua orang. Bisa menyebabkan kelelahan ekstrem jika tidak disesuaikan.
2. Menulis dengan Tangan Non-Dominan ala Phil Knight
Siapa dia?
Pendiri Nike, Phil Knight, punya kebiasaan menulis jurnal harian dengan tangan kirinya (padahal dia bukan kidal).
Kenapa?
Ia percaya aktivitas ini mengaktifkan bagian otak yang jarang digunakan, sehingga memicu kreativitas dan pemikiran "out of the box".
Apa yang bisa dipelajari?
Melatih ketidakterbiasaan bisa membuka cara pandang baru.
Aktivitas kecil bisa berdampak besar terhadap ide-ide segar.
3. Jalan Mundur untuk Meditasi ala Steve Jobs
Apa yang dia lakukan?
Steve Jobs dikenal menjalani gaya meditasi Zen yang unik. Salah satu praktiknya: berjalan perlahan sambil mundur di halaman rumah, hanya untuk merasakan “ketidaktahuan” secara sadar.
Tujuannya:
Menyadari momen saat ini secara penuh.
Mengurangi ego dan menenangkan pikiran.
Bonus:
Praktik ini kemudian menginspirasi gaya presentasinya yang minimalis dan desain produk Apple yang sangat intuitif.