Demi Ginjal Sehat, Ini Tips Minum Air dengan Bijak
- Istimewa
Tangerang – Melansir dari nationalkidneyfoundation, kebutuhan air setiap orang berbeda-beda, tergantung dari usia, iklim tempat tinggal, intensitas olahraga, kondisi kehamilan, dan penyakit individu tersebut. Sekitar 60-70 persen tubuh kita terdiri dari air, dan setiap bagian tubuh membutuhkan air untuk berfungsi dengan baik.
Saat tubuh mengalami dehidrasi ringan, fungsi normal tubuh akan terganggu dan kita menjadi lelah. Jika dehidrasi bertambah parah, maka dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Itulah sebabnya kita harus memenuhi kebutuhan cairan tubuh, terutama saat bekerja atau berolahraga intens. Oleh karena itu ikuti tips berikut ini agar bijaksana mengonsumsi air mineral untuk menjaga kesehatan ginjal:
1. Minum air terlalu banyak bisa berbahaya
Atlet ketahanan seperti pelari maraton bisa meminum air mineral dalam jumlah besar, dan menyebabkan kadar natrium dalam darah menjadi encer. Hal ini mengakibatkan kondisi berbahaya yang disebut hiponatremia, di mana kadar natrium dalam darah berada di bawah kisaran normal.
2. Warna urin menjelaskan kondisi kesehatan seseorang
Sebagian orang, mengonsumsi air secara bijaksana berati meminum air mineral atau cairan sehat lain dalam jumlah memadai, seperti jus tanpa pemanis atau susu rendah lemak. Mereka yang mengonsumsi air dengan bijaksana atau water wise ini biasanya mengeluarkan urin berwarna kuning muda atau tidak berwarna.
3. Air mineral mencegah batu ginjal dan infeksi saluran kemih
Batu ginjal dan infeksi saluran kemih (ISK) adalah dua kondisi medis umum yang dapat melukai ginjal. Oleh karena itu menjaga hidrasi tubuh sangat penting. Batu ginjal tidak mudah terbentuk ketika tubuh menyimpan cukup air untuk mencegah kristal pembentuk batu saling menempel. Air juga membantu melarutkan antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih, membuat antibiotik tersebut bekerja lebih efektif.