Pengemudi Ojol Korban Insiden Rantis Brimob Dimakamkan, Garda Indonesia Desak Transparansi
- Antara
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Irjen Polisi Abdul Karim, memastikan bahwa kasus ini akan ditangani secara terbuka dan transparan.
Menurut Abdul Karim, penanganan dilakukan tidak hanya oleh Propam Mabes Polri, tetapi juga melibatkan Korps Brimob. Hal ini lantaran pelaku insiden adalah anggota Brimob yang berada dalam kendaraan taktis saat kerusuhan terjadi.
Saat ini, tujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya telah diperiksa terkait insiden maut tersebut. Ketujuhnya diketahui berada di dalam rantis yang menabrak Affan.
Desakan Garda Indonesia: Keselamatan Ojol Harus Dijamin
Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menyampaikan bahwa tragedi ini menjadi pukulan berat bagi seluruh pengemudi ojol di Indonesia.
“Affan Kurniawan bukanlah bagian dari kerusuhan, melainkan korban yang terjebak di tengah situasi bentrokan. Kami mendesak agar pemerintah memberikan jaminan keselamatan bagi seluruh pengemudi ojol yang setiap hari bekerja di jalan dan rawan terjebak dalam konflik massa,” tegas Igun.
Ia juga mengimbau seluruh pengemudi ojol di Indonesia untuk mengadakan doa bersama dan tabur bunga sebagai bentuk solidaritas dan duka cita. (Antara)